Tepis Isu “Layangan Putus” Riza Falepi Berikan Klarifikasi

Riza Falepi saat hadiri kegiatan reuni angkatannya

SUMBARTIME.COM-“Saya tidak tau secara pasti maksud serta tujuan orang orang tertentu yang menyerang pribadi dan keluarga saya. Namun yang pasti sebagai manusia biasa saya tentu mempunyai hak untuk membela diri meluruskan isu yang beredar dan berkembang di masyarakat”.

Begitulah kalimat pembuka diucapkan oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi, saat bertemu dengan awak media Jumat (7/1) malam di Kota Payakumbuh, terkait mengklarifikasi isu kurang sedap yang menimpa dirinya dalam beberapa waktu belakangan ini.

Iklan

Lebih jauh orang nomor satu di Pemerintahan Kota Payakumbuh itu mengatakan adalah hoax jika dirinya disebut sebut telah memiliki istri baru.

“Tidak benar saya telah memiliki istri baru. Apalagi dari hasil pernikahan siri. Istri saya cuman satu yakni Henny Riza Falepi”, ungkap Riza mengatakan.

Dirinya merasa heran dan bingung entah dari mana dasarnya saat ia di isukan main gila dengan seseorang yang disebut sebut sebagai Miss X. Parahnya lagi rumor yang beredar itu juga menyeret nyeret istrinya (Henny Riza Falepi) yang tidak tahu apa apa, tuturnya.

“Saya katakan, terkait istri saya lebih sering berada di Kota Bandung lantaran anak anak kami yang masih berusia remaja sekolah di Kota tersebut. Selain itu, Henny juga mulai aktif mengajar di Intitut Teknologi Bandung (ITB)”, jelas Riza.

Menurutnya, aktifitas mengajar yang dilakukan oleh istrinya tersebut adalah dalam rangka persiapan untuk pindah dan menetap di Kota Bandung setelah masa kepemimpinan dirinya sebaga Walikota Payakumbuh berakhir beberapa bulan mendatang lagi.

Atas itu semua Riza menyayangkan terkait isu yang sengaja dihembuskan oleh orang orang tertentu menyerang diri serta keluarganya dengan target menghancurkan reputasi paparnya.

Walikota Payakumbuh tersebut juga menjelaskan, akibat dari isu serta rumor yang menyerangnya secara masif dan sistematis terutama tentang ” layangan putus”, sebagai manusia biasa dirinya cukup merasa terganggu.

“Sebagai manusia biasa saya tentu terganggu. Namun saya sadar, saya adalah seorang pemimpin warga Kota Payakumbuh. Saya tidak boleh cengeng. Saya tidak ingin roda perintahan di Kota Payakumbuh terganggu dengan isu murahan tersebut. Sebagai pemimpin saya harus kuat. Saya tidak akan pernah menyerah untuk membangun dan membawa Kota kecil ini menuju Kota yang cukup diperhitungkan di Indonesia ,” tuturnya berapi api.

Namun di sisi lain dia berharap, agar orang tertentu yang sengaja menghembuskan isu serta rumor murahan tersebut untuk menyadari bahwa memajukan Payakumbuh menjadi Kota yang disegani tidak perlu membawa dan mengutamakan ego dendam politik maupun pribadi.

“Payakumbuh ini adalah tanggung jawab kita semua. Sebagai orang yang dipercaya oleh warga Kota untuk memimpin daerah, tolong bantu saya mencarikan solusi bagaimana Kota ini bisa maju, dan rakyatnya sejahtera,” timpal Riza lagi.

Sebagai salah satu tokoh politik Kota Payakumbuh, Riza juga tidak menafikan jika ia memiliki lawan lawan politik. Namun demi kemajuan Kota Payakumbuh, lupakan perbedaan dan mari membersamai membangun daerah. Jikapun ada persoalan yang terjadi rumah dinasnya terbuka 24 jam untuk membahas dan menyelesaikan segala persoalan yang ada, ucapnya.

Riza sangat menyayangkan dengan isu serta rumor ” layangan putus” yang mengatakan dirinya bermain asmara dengan wanita lain, apalagi sampai dibilang sudah menikah siri. Menurutnya, dalam pergaulan sehari hari diluar jam kerjanya sebagai Walikota, dirinya mengaku untuk mengurangi beban kerja ia sering hadir dan berbaur dengan warga.

Dirinya juga kerap hadir dalam jamuan serta undangan masyarakat baik dalam kegiatan pesta pernikahan, menjadi saksi dari calon pengantin. Atapun menghadiri acara kegiatan reuni seangkatan dirinya, maupun menghadiri undangan kegiatan masyarakat lainnya. Aktifitas itu dia lakukan hanya ingin bisa dekat dengan semua lapisan masyarakat tanpa ada yang di istimewakan.

“Miris saya mendengar isu yang menyebutkan seseorang bernama Miss X dianggap orang yang saya istimewakan lalu bisa mengatur sana sini terutama terkait proyek. Silahkan tanya kepada setiap kepala SKPD di jajaran Pemko Payakumbuh kalo ada yang mengatur atur proyek mengatas namakan atas perintah dari saya. Jadi itu tidak benar dan itu fitnah,” ungkap Riza.

Namun walaupun demikian dirinya juga mengakui, banyak yang datang kepada dirinya untuk meminta proyek. Namun menurutnya lagi, kepada yang datang tersebut dia persilahkan untuk menemui langsung Kepala Dinas terkait untuk menawarkan proposal proyek dan mengikuti mekanisme dan aturan main yang telah ditentukan oleh peraturan dan perundang undangan.

Riza juga mengakui ada mungkin segelintir yang merasa kecewa dengan dirinya karena dianggap tidak mau membantu meloloskan pekerjaannya. Namun orang yang merasa kecewa tersebut juga harus memahami dan menyadari kenapa dirinya tidak mau membantu.

“Saya tidak mungkin membeberkan alasan saya kenapa saya tidak mau bantu segelintir orang yang menginginkan pekerjaan yang dia minta. Namun yang pasti saya tidak ingin berurusan dengan hukum dikemudian harinya,’ ungkapnya.

Dan kalaupun isu serta rumor yang sedang menerpa diri serta keluarganya yang dihembuskan oleh orang orang tertentu hanya berdasarkan kekecewaan pribadi terhadap dirinya, maka dia yakin jika masyarakat sudah cerdas dalam mentelaahnya.

Terakhir Riza juga mengatakan sebagai orang yang diamanahkan untuk memimpin roda pemerintahan di Kota Payakumbuh, dirinya tidak akan mundur untuk membangun daerah hingga sampai masa tugasnya berakhir, hanya karena isu dan rumor yang tidak jelas pertangung jawabannya, demikian Walikota Payakumbuh tersebut memberikan hak klarifikasinya kepada awak media. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here