Sempat Bikin Resah di Payakumbuh, Pelaku Jambret Dengan Menggunakan RX King Ditangkap Polisi

pelaku jambret dan motor yang digunakannya

SUMBARTIME.COM-Ingat dengan kasus jambret yang beberapa bulan silam sempat bikin geger dan heboh serta resah warga Kota Payakumbuh dengan aksinya menyasar kaum emak emak yang sendirian berkendaraan motor.

Saat ini terduga pelaku berinisial ZEAZ alias Ol, terduga pelaku jambret di beberapa lokasi Kota Payakumbuh seperti kawasan Payolansek, Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di KFC, serta beberapa lokasi lainnya, telah berhasil ditangkap dan diamankan polisi.

Iklan

Saat ini terduga yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut sudah berada di Mapolres Payakumbuh untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukannya. Hal itu diungkapkan Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kasatreskrim AKP Akno Pelindo, Jumat (7/1) siang.

Dijelaskan, setelah sempat buron beberapa bulan usai melancarkan aksi jambretnya di beberapa kawasan Kota Payakumbuh dengan sasaran kaum wanita yang berkendara seorang diri, Reskrim Polres Payakumbuh berhasil menangkap dan mengamankan pelaku dari persembunyiannya.

“Tersangka inisial ZEAZ alias Ol (44), warga beralamat Blok Kadent 0011/006 Kelurahan Mari Kangen Klumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditangkap di kawasan Jalan Subanga Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau,” ungkap Akno Pelindo.

Saat ditangkap tersangka sempat melakukan perlawanan, sehingga aparat terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas di kaki tersangka, timpalnya lagi.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga berhasil menyita sebuah motor jenis RX King warna Hitam yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksi jambretnya.

Uniknya terkait kasus jambret yang dilakukan oleh tersangka sendiri motor yang dipergunakan olehnya dalam melakukan aksi bandit jalanan tersebut berasal dari barang curian juga di wilayah hukum Kota Payakumbuh. Tercatat sekurangnya dari hasil pemeriksaan sementara ada 6 motor yang berhasil dicuri oleh tersangka dan salah satunya dipergunakan lagi untuk melakukan aksi jambret.

Akno Pelindo juga meminta kepada warga Kota Payakumbuh yang merasa pernah menjadi korban aksi jambret maupun aksi pencurian kendaraan bermotor agar mendatangi Mapolres Payakumbuh untuk memberikan laporan.

Adapun berdasarkan pengakuan tersangka dari hasil pemeriksaan sementara dirinya mengaku telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor sebanyak 6 lokasi serta aksi jambret sebanyak 10 lokasi dan kesemuanya di lakukan di Wilayah hukum Polres Payakumbuh, tutupnya menjelaskan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here