Fenomena “Bang Pingsan” di Kampung Orang

Bang Pingsan dengan segala aksinya

SUMBARTIME.COM-Dalam beberapa waktu belakangan ini, seorang warga bernama Rifki (24) pemuda asal Talang Anau, Kecematan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota ini, kerap menghiasi grub grub Facebook.

Bak seorang selegram, wajah dan identitas pemuda bernama Rifki ini kerap muncul dibagikan oleh nitizen di dalam grub grub sosial media, lantaran dirinya kerap pingsan di berbagai lokasi wilayah lintas propinsi.

Iklan

Terkini, pada tanggal 19 November 2020 kemaren seorang nitizen sempat membagikan foto warga Talang Anau ini di dalam salah satu grub facebook, dalam kondisi kuyu kemayu.

Nitezen tersebut menuliskan jika Rifki ini baru saja ditemukan pingsan di kawasan Rumbai, Riau, usai perjalanan dari daerah Duri. Diceritakan, Rifki pingsan karena mengalami kelelahan usai berjalan kaki dalam kondisi lapar. Adapun penyebab dirinya berjalan kaki, karena diturunkan oleh sopir pemilik travel di tengah jalan karena tidak memiliki uang untuk ongkos pulang ke Limapuluh Kota.

Namun anehnya fenomena Rifki pingsan di kampung orang ini kerap dan sering terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini.

Tidak hanya di wilayah Pekanbaru, tapi di kawasan Duri, Limapuluh Kota, Dharmasraya, Kabupaten Solok, di Kawasan Jambi, fenomena Rifki pingsan ini juga terjadi. Dengan alasan yang sama, diturunkan sopir travel di tengah jalan karena tidak memiliki ongkos untuk pulang kampung, lalu pingsan.

Selalu begitu modusnya ujar warganet menuliskan di dalam kolom komentar akun sosial. Sehingga seringnya pemuda asal Limapuluh Kota ini pingsan di daerah orang maka warga nitizen memberinya gelar “Bang Pingsan”.

Banyak warganet menyebutkan jika Bang Pingsan ini kerap menjalankan aksi modus di berbagai daerah, lokasi keramaian seperti tempat ibadah, SPBU, serta pasar, demi mendapatkan keuntungan pribadi dengan cara tipu tipu tersebut.

Menurut mereka, aksi Rifki ini menjalankan aksi berpura pura pingsan dengan mengaku kehabisan uang untuk pulang kampung serta dalam kondisi lapar, modus untuk mendapatkan simpati dari warga sekitar. Bang Pingsan ini berharap warga akan kasihan kepadanya, sehingga tergerak memberikan uang untuk bekal pulang kampung, ujar warganet.

Aksi dan modus bang pingsan ini telah kerap dilakukan di berbagai lokasi dan tempat lintas propinsi, seperti Sumbar, Riau dan Jambi.

Seperti tulisan salah satu nitizen bernama akun@Riki KaKa menyebutkan dalam tulisannya terkait modus bang pingsan dengan mengatakan, “Sudah menjadi mata pencariannya”

Seorang nitzen lainnya bernama akun@Dini Desian Putri menulis di dalam kolom terkait informasi bang pingsan dengan mengatakan, “Orang lain ada hobbynya traveling. Orang ini hobbynya.. Ngak sekedar traveling aja.. Pingsan juga bagian dri hobby nya.. Hahahhaha.. Ini adalah manusia langka.. Hahahha”

Tidak sedikit nitzen asal Luak Limopuluah, mengkritisi bahkan menghujat prilaku bang pingsan yang kerap diketahui melakukan aksi tipu tipu ini dengan kata kata menusuk.

Salah satunya seorang Nitizen asal Limapuluh Kota bernama akun@Joy Marbel menuliskan kekesalannya terkait aksi tipu tipu bang pingsan ini dengan mengatakan,”Marusak namo kampuang se paja kalera komah. Sarancakmyo urang kampuangnyo nan manjapuik rami2.Urang Suliki, Talang Anau, Gunuang Omeh..sudah tu banaman ka dalam banda. salasai masalah. Pado buek malu namo kampuang.”

Sementara itu, salah satu perangkat Nagari Talang Anau bernama akun@Ahyadi Davitra, secara tersirat pihaknya merasa malu terkait salah satu warga Nagarinya tersebut menjadi topik pembicaraan warganet terkait aksi pingsannya itu.

Dirinya sempat menulis di halaman kolom komentar Facebook dengan mengatakan,”Beberapa waktu yang lalu bang pingsan ini sudah pernah dijemput warga ke Dinas Sosial. Namun ternyata bang pingsan tersebut tidak pernah jera, ungkapnya mengatakan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here