AGAM – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, tahun ini tampil berbeda. Jika biasanya seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di satu lokasi, panitia memilih membagi kegiatan ke setiap nagari.
Kebijakan tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu memeriahkan perayaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan mempererat hubungan antarwarga nagari.
Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, mengatakan nagarinya mendapat bagian kegiatan jalan sehat.
“Nagari Bukik Batabuah kebagian kegiatan jalan sehat,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Sementara itu, upacara bendera dipusatkan di Nagari Canduang Koto Laweh, sedangkan pawai alegoris digelar di Nagari Lasi.
Menurut Firdaus, konsep pemerataan kegiatan ini menghidupkan kembali nilai persatuan dan gotong royong antar-nagari. Ia menilai sistem pergiliran lokasi layak dipertahankan karena manfaatnya dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
Selain memperkuat silaturahmi, konsep ini juga memberi dampak ekonomi bagi UMKM, pedagang kecil, dan pelaku usaha rumahan di nagari-nagari yang menjadi tuan rumah kegiatan.
“Semangat kemerdekaan tidak boleh bersifat eksklusif, melainkan harus dirasakan secara adil dan meriah oleh seluruh lapisan masyarakat Canduang,” tegas Firdaus.
Dengan konsep bergilir ini, Canduang menghadirkan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya berfokus pada upacara dan pawai, tetapi juga pada pemerataan manfaat dan penguatan kebersamaan di seluruh nagari.




















