Untuk Melahirkan Informasi Yang Terpercaya, Insan Media Harus Memiliki Integritas

Kunker wartawan Solok

SumbartimeJokjakarta-” Awak media harus mampu menjadi wartawan yang sensitif, kritis, dan solutif, sehingga bisa melahirkan sebuah informasi yang terpercaya serta mampu menjawab sebuah kebuntuan terhadap fenomena ditengah kehidupan bermasyarakat. Dan selain itu sebagai salah satu wadah yang menaungi dan sekaligus pelindung bagi para jurnalis yang ada, juga harus mampu membangun komitmen dan mental jurnalis dalam mengemas informasi yang lugas dan berimbang ”

Untuk bisa peka terhadap persoalan kritis dalam menganalisis masalah, serta tepat dalam memberikan jalan keluar, maka awak media harus memiliki hati, pikiran, tangan yang baik, serta berintegritas. Dan sebaliknya apabila awak media tidak mempunyai kesadaran, etika, pikiran yang cerdas, serta kreatif dalam berkarya, awak media tidak akan mampu  dalam menangkap dinamika masyarakat, dan sudah pasti akan melahirkan analisis yang dangkal dan menyesatkan.

Iklan

Ungkapan yang penuh makna itu disampaikan oleh ketua  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogya Karta (DIY), Drs.Sihono HT,Msi, dalam kesempatannya memberikan pemaparan dikegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh 49 awak media kota Solok, Rabu 28 Maret 2018, di Aula Kantor PWI DIY, jalan Gambiran nomor 45 Pandeyan, Umbulharjo Kota Yogya Karta.

FGD merupakan bagian dari kegiatan Shering Informasi yang dilakukan oleh awak media kota Solok melalui bagian Humas Sekretariat pemerintah kota Solok, adapun tujuan dari study lapangan itu, tak lain adalah untuk meningkatkan Kompetensi Jurnalis yang bertugas di Kota Beras Serambi Madinah tersebut.

Selain awak media yang ada, kegiatan Shering Informasi atau Study lapangan yang dilaksanakan itu, turut diikuti dan didampingi oleh Asisten III Pemerinrah Kota Solok, Drs.Yul Abral, Kabag Humas pemko Solok, Nurzal Gustim,S.STP,M.Si, Kasubag Pemberitaan dan Dokumentasi humas pemko Solok, Livka Orestilla,S.IP, MM, beserta staf humas lainnya diantaranya, Jamalis, Afrinaldi, Regina Alkha, dan Maizoni.

Sementara  itu  selain ketua PWI DIY,  kegiatan FGD turut dihadiri oleh wakil ketua bidang hukum PWI DIY, Drs.Hudono,SH, Wakil Sekretaris PWI DIY, Ki Bambang Widodo, serta ketua bifang lainnya di PWI DIY diantaranya, Agus Susanto,SE, Drs,Widyo Suprayogi, Drs.Heri Purwarta, dan Yulia Puspitasari,SE.

Dalam paparannya, Kabag Humas Pemko Solok mengatakan, adapun rangkaian dari kegiatan yang dilakukannya itu dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi wartawan kota Solok, diawali dengan diselenggarakannya Bimtek tentang cara penulisan yang baik pada Rabu dan Kamis, 14 dan 15 Maret 2018 lalu, di Aula salah satu hotel ternama di kota Solok, dan pada kegiatan itu bagian Humas pemko Solok sebagai pelaksana kegiatan menghadirkan ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, dan Yurnaldi salah seorang wartawan senior yang pernah bergabung di Media Kompas. (Gia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here