• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Opini

Refleksi 2021: Bangkitkan Ekonomi Desa di 2022, Bersama Desa Kreatif!

Sumbar Time by Sumbar Time
31 Desember 2021
in Opini
A A
0
Refleksi 2021: Bangkitkan Ekonomi Desa di 2022, Bersama Desa Kreatif!
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh: Fikri El- Aziz, Ketua Umum Asosiasi Desa Kreatif Indonesia

ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM,-Langkah pemerintah mendorong potensi pengembangan dan percepatan pembangunan desa terus diupayakan melalui Kementerian dan Lembaga terkait di 2021.

ADVERTISEMENT

Pengembangan desa wisata sejak beberapa tahun ke belakang sukses menggerakan roda perekonomian di beberapa desa dengan bentang alam dan potensi wisata yang indah.

Lantas bagaimana dengan desa yang tidak memiliki “berkat” wisata di bentang demografinya?

BacaJuga

Dari Rokok Kretek dan Kopi Hitam, Ketua Panitia ‘Icak-Icak’ Buktikan Kelasnya

Dari Rokok Kretek dan Kopi Hitam, Ketua Panitia ‘Icak-Icak’ Buktikan Kelasnya

15 November 2025
G30S/PKI, Mencintai dan Membenci

G30S/PKI, Mencintai dan Membenci

2 Oktober 2025
Indonesia di Tangan Prabowo, Antara Kejayaan atau Kehancuran

Indonesia di Tangan Prabowo, Antara Kejayaan atau Kehancuran

13 September 2025

Desa Kreatif Pondasi Ekonomi Desa Di Tengah Pandemi

Ada 74.957 desa yang membantang dari Sabang hingga Merauke di Indonesia. Tidak semua memiliki keunggulan dari sisi Pariwisata, namun hampir seluruhnya memiliki potensi Pengembangan Ekonomi kreatif.

17 subsektor Ekonomi kreatif antara lain: Kuliner; Kriya; Fesyen; DKV; Pengembang Permainan; Arsitektur; Desain Interior; Musik; Seni Rupa; Desain Produk; Film, Animasi dan Video; Fotografi; Televisi dan Radio; Periklanan; Seni Pertunjukan; Penerbitan; Aplikasi menjadi pondasi Pembangunan Ekonomi desa berkelanjutan.

Sejalan dengan Keputusan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno Nomor KM/107/KD.03/2021 Tentang Pedoman Pengembangan Desa Kreatif, Desa Kreatif adalah Sebuah kawasan yang terletak di wilayah administratif desa/ kelurahan yang masyarakatnya telah mengembangkan produk unggulan di satu atau lebih dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah dan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi desa.

Program pengembangan desa kreatif juga diharapkan mampu menekan urbanisasi (perpindahan) orang desa ke kota sehingga pengembangan desa kreatif dapat menjadi tren dalam pembangunan wilayah di Indonesia.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Data Desa Indonesia (PDDI) 2021 terdapat 74.957 desa di Indonesia, dari jumlah tersebut menurut data Indeks Desa Membangun (IDM) saat ini hanya terdapat 3.269 Desa Mandiri, 15.321 Desa Maju, 38.083 Desa Berkembang, 12.635 desa tertinggal, 5.649 desa sangat tertinggal.

Data tersebut menunjukkan bahwa masih diperlukan peran dan upaya pemerintah, masyarakat, dan stakeholdes terkait dalam mendorong terus pengembangan desa khusus desa yang masih status tertinggal dan sangat tertinggal.

Salah satu potensi yang dapat didorong oleh pihak terkait dalam membangun perekonomian desa yaitu membangun desa kreatif.

Potensi kreatif unggulan desa dapat dikembangkan menjadi produk unggulan & identitas ekonomi baru di desa.

Berdasarkan Data Statistik Indikator Makro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional terus meningkat dari Rp 526 triliun di tahun 2010, menjadi Rp 989 triliun pada tahun 2017.
 
Sementara itu, pada tahun 2019, sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar Rp 1,105 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Hal ini menempatkan Indonesia pada posisi ketiga, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. Walaupun pandemi Covid-19 membuat PDB atas dasar harga konstan (ADHK) ekonomi kreatif pada 2020 mengalami pertumbuhan minus 2,39 persen, namun subsektor seperti televisi, radio, aplikasi dan, game developer, justru mengalami peningkatan.

Potensi bidang ekonomi kreatif di desa sangat besar hal ini didukung oleh sumber daya alam yang melimpah, keanekaragaman budaya lokal yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara, serta keberagaman sumber daya manusia.

Dengan ditambahkan nilai kreativitas dan inovasi pada ekonomi kreatif maka akan berpeluang menjadi penggerak pembangunan desa.
 
Di samping itu, kinerja desa kreatif dalam negeri jelas masih belum dimaksimalkan secara menyeluruh dari potensi SDM yang ada.

Padahal, berbagai usaha sudah banyak diinisiasi oleh Pemerintahan Presiden Jokowi, mulai dengan program pembiayaan, insentif hingga pembentukan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang sekarang dilebur menjadi Kemenparekraf. Oleh karena itu perlunya dukungan, sinergi serta kolaborasi berbagai pihak agar program pengembangan desa kreatif dapat terlaksana secara berkesinambungan.
 
Pemetaan Potensi Lokal Desa Kreatif
 
Dalam pengembangan ekonomi kreatif desa dalam rangka meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat desa perlu dilakukan pemetaan potensi ekonomi lokal.

Pemetaan potensi ekonomi lokal perlu dilakukan untuk mengetahui potensi-potensi yang ada di daerah tersebut dan sumber daya manusia yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

Dengan mengetahui potensi lokal, maka dapat ekonomi dan sumber daya manusia dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan perekonomian desa.

Selain itu, pemetaan potensi ekonomi kreatif lokal dapat dilakukan dengan mengidentifikasi potensi ekonomi desa meliputi identifikasi potensi sektoral sumber daya alam, sumber daya manusia, teknologi yang ada, dan modal. Selan itu sektor usaha dapat mencakup sektor pertanian, perkebunan, pariwisata dan sektor-sektor lainnya yang berpotensi untuk meningkatkan perekonomian desa di bidang ekonomi kreatif.
 
Dalam proses melakukan pemetaan langkah yang bisa dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT dengan mengkomparasikan kondisi yang diinginkan dalam kegiatan ekonomi lokal baik dengan menggunakan faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal terdiri dari kekuatan (Strenght) dan kelemahan (Weakness), sedangkan faktor eksternal terdiri dari peluang (Opportunity) dan ancaman (Threat). Kekuatan (S) mencangkup dari segi potensi sumber daya yang ada dalam desa berupa produksi unggulan dan tenaga masyarakat yang ada, sedangkan untuk kelemahan (W) mencangkup permodalan, akses, kualitas dan informasi jaringan. Peluang (O) terdiri dari dukungan pemerintah, sarana prasarana, potensi dan lain sebagainya, sedangkan untuk ancaman (T) terdiri dari ketidakstabilan harga, variasi produk turunan dan bencana alam.
 
Langkah Strategis
 
Dalam proses pengembangan desa kreatif diperlukan juga strategi dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif desa. Adapun strategi-strategi yang dapat diterapkan pertama, peningkatan kualitas dan produksi. Dalam kegiatan industri dan produksi-produksi, meningkatkan kualitas produk bahan baku sangat dibutuhkan. Hal ini karena untuk meningkatkan persaingan pasar dan memenuhi permintaan yang konsumen tentang kualitas dan barang yang semakin banyak. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas dan produksi dalam proses pengembangan potensi lokal.
 
Kedua, memperbanyak inovasi produk turunan. Kelemahan yang dimiliki banyak daerah di Indonesia adalah pelaku usaha di desa belum mampu mengolah komoditas utama menjadi produk turunan, sehingga pelaku usaha tidak dapat memaksimalkan keuntungan secara maksimal. Oleh karena itu, sangat perlu memperbanyak inovasi untuk produk turunan unggulan.
 
Ketiga, penguatan promosi penjualan. Untuk mempertahankan nama penjualan terhadap produk yang dipasarkan, maka diperlukan penguatan promosi penjualan. Promosi ini dapat dilakukan dengan memberi label pada produk lokalnya, atau dapat mengenalkan produk-produk pada acara-acara kedaerahan seperti festival dan lain-lain. Dapat juga dilakukan dengan menjualnya di beberapa tempat wisata.
 
Keempat, pengembangan teknologi. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, juga membuat perkembangan ekonomi lokal diwarnai dengan teknologi yang berkembang. Dengan mengembangkan teknologi, akan mempermudah dan mengefisienkan produksi desa kreatif dengan waktu yang lebih efektif.

Kelima, meningkatkan literasi ekonomi desa kreatif. Literasi ekonomi kreatif adalah kunci keberhasilan sektor ekonomi desa kreatif. Hal ini karena  dengan optimalnya literasi ekonomi kreatif, maka para pelakunya semakin semangat, semakin percaya diri, semakin berani mengeksplor potensi kreativitas.
 
Terakhir, Harapannya, sinergi dan kolaborasi berbagai pihak terkait dalam pengembangan desa kreatif dapat terus dilaksanakan dan terealisasi  sehingga pada akhirnya, kita berharap ekonomi kreatif di desa  dapat menjadi kekuatan baru bagi perekonomian nasional dan mimpi besar kita untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban ekonomi kreatif dunia bisa terwujud.

Sesuai Cita- Cita Presiden Joko Widodo, Membangun Indonesia dari Desa!

Desa Kreatif untuk Lapangan Baru & Produk Kreatif Berkelanjutan di Desa!

Tags: ADKIFikri El- Aziz
ADVERTISEMENT
Previous Post

Khutbah Jum’at Muhasabah Akhir Tahun

Next Post

Balada Kisah Cinta Segitiga Sang Walikota, Riza Falepi Tepis Rumor “Layangan Putus”

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Dari Rokok Kretek dan Kopi Hitam, Ketua Panitia ‘Icak-Icak’ Buktikan Kelasnya
Opini

Dari Rokok Kretek dan Kopi Hitam, Ketua Panitia ‘Icak-Icak’ Buktikan Kelasnya

15 November 2025
G30S/PKI, Mencintai dan Membenci
Opini

G30S/PKI, Mencintai dan Membenci

2 Oktober 2025
Indonesia di Tangan Prabowo, Antara Kejayaan atau Kehancuran
Opini

Indonesia di Tangan Prabowo, Antara Kejayaan atau Kehancuran

13 September 2025
Negara Tidak Bisa Menutup Mata, Historie El Repete
Opini

Negara Tidak Bisa Menutup Mata, Historie El Repete

29 Agustus 2025
BUPATI/WALIKOTA MALAM, FAKTA ATAU FENOMENA
Opini

BUPATI/WALIKOTA MALAM, FAKTA ATAU FENOMENA

2 Juli 2025
Next Post

Balada Kisah Cinta Segitiga Sang Walikota, Riza Falepi Tepis Rumor "Layangan Putus"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024

Depósitos protegidos e ganhos instantâneos no casino Bwin para Portugal

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

0
Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

0
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026

Berita Terbaru

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.