Percikan Api Sambar Tabung LPG di SPBBE By Pass Ngalau Payakumbuh, 6 Karyawan Jadi Korban

petugas damkar berada di lokasi terbakar

SUMBARTIME.COM-Telah terjadi peristiwa kebakaran di sebuah SPBBE Kawasan Bypass Ngalau, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Kamis (2/1) siang sekira pukul 11.00 WIB.

Diduga akibat adanya aliran listrik yang konslet di dalam bengkel LPG serta percikan apinya menyambar tumpukan tabung dalam areal tersebut.

Iklan

Beruntung dalam kejadian itu api cepat dipadamkan dan tidak sempat membesar setelah pihak Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran yang datang ke lokasi dengan sigap dapat menjinakan si jago merah tersebut.

Namun dalam peristiwa itu, dilaporkan telah memakan korban 6 orang karyawan SPBBE. Ke enam karyawan itu dilaporkan mengalami luka bakar di bagian anggota tubuh mereka. Dari informasi lapangan ke enam karyawan yang mengalami luka bakar itu, 3 orang mengalami luka bakar cukup parah dan 3 lainnya hanya luka ringan dan saat ini di rawat di Rs. Yarsi Ibnu Sina Kota Payakumbuh.

Sementara itu menurut keterangan dari salah satu petugas Damkar yang saat peristiwa terjadi berada di lapangan, mengatakan ada sempat terjadi insiden dalam peristiwa kebakaran tersebut, tuturnya. Menurutnya, ketika salah seorang petugas ingin mengabadikan peristiwa kebakaran dalam kawasan SPBBE itu salah satu oknum perusahaan sempat berusaha merebut dan merampas ponsel milik anggota Damkar.

Tetapi sayang sampai berita ini diturunkan, awak media belum berhasil menghubungi pemilik SPBBE berinisial JP, untuk melakukan konfirmasi serta klarifikasi, terkait adanya dugaan kelalaian pihak perusahaan sehingga menyebabkan terjadinya peristiwa kebakaran yang menimbulkan korban luka bakar yang cukup serius.

Sementara itu, rumor yang berkembang di luaran terkait peristiwa di lokasi, ada sumber informasi yang menyebutkan jika peristiwa yang sama telah beberapa kali terjadi dan memakan korban luka bakar. Namun selalu luput dari pemberitaan, ujar sumber menyebutkan. Sedangkan menurut salah satu sumber lagi ada terindikasi jika pihak karyawan bekerja tidak sesuai dengan standar operasional kerja yang benar sehingga sisa tabung bekas pakai mudah terbakar.

Di satu sisi ketika awak media mendatangi karyawan yang masih dirawat di Rs Yarsi Ibnu Sina, Sabtu (4/1), terlihat jika mereka sangat hati hati dan cendrung tertutup kepada pihak lain dalam memberikan informasi serta keterangan, demikian Sumbartime.com melaporkan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here