Penjual Sate Daging Babi di Simpang Haru Padang Mengaku jadi Korban Penipuan

Petugas gabungan temukan sate daging babi di dalam got

SUMBARTIME.COM-Digerebek, dan peralatan dagangnya disita aparat gabungan karena menjual sate yang positif menggunakan daging Babi di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, pemilik berinisial E, tersebut mengaku juga tidak mengetahui kalo daging sate yang dia jual merupakan daging babi.

Kepada awak media, Selasa (29/1) malam, E mengaku juga ikut jadi korban dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, dia tertipu oleh penjual daging. Selama dua pekan ini dirinya mengaku telah pindah langganan membeli daging di kawasan Padang Selatan.

Iklan

” Saya Muslim pak. Anak dan cucu saya ikut memakan sate ini,” ujarnya dengan raut wajah menghiba.

Sebagai seorang muslim tentu dia tidak berani menjual sate yang positif berbahan daging babi jika dia mengetahui dari awal, paparnya. Namun sambungnya, saat ini dia pasrah menjalani takdir buruk ini, pungkasnya lagi.

Seperti diketahui, Selasa (29/1) sore, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Padang, Balai BPOM, Dinas Perdagangan, TNI/ Polri, serta Satpol PP mendatangi warung Sate KMS, di Simpang Haru, Kota Padang.

Aparat gabungan menggerebek warung sate milik E, yang dari hasil pemeriksaan labor positif menggunakan daging Babi. Menurut Kabid Pemberdayaan dan Kesehatan Kota Padang, Novita Latima, diketahuinya pemilik menggunakan daging babi sebagai bahan utama sate serta dijual bebas tanpa adanya pemberitahuan berawal dari laporan masyarakat.

Berangkat dari laporan aparat mencoba membeli sate pemilik dan melakukan uji labotarium. Dari hasil sampel lab, terbukti daging yang dijual postif daging babi, papar Novita. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here