Mendagri Ingin Berhentikan Gubernur Jakarta Dianggap Cuman Lelucon

Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta

SUMBARTIME.COM-Ancaman pemecatan Gubernur Jakarta Anies Baswedan oleh Mendagri dianggap hanyalah lelucon semata. Hal itu dikatakan oleh Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Chaniago, Senin (2/04).

Menurutnya ancaman pemecatan Anies Baswedan oleh Mendagri terkait penataan pasar tanah Abang, hanyalah lelucon semata serta diniali bagian dari senda gurau. Pangi mengaku heran dan tak mengerti apa dasar hukumnya Mendagri bisa memecat Gubernur seperti kabar yang beredar.

Iklan

Dijelaskan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur mengenai tata cara pemberhentian kepala daerah.

Seorang kepala Daerah mempunyai legitimasi kuat karena dipilih langsung oleh rakyat. Gubernur bisa diberhentikan apabila terbukti melakukan praktek korupsi dan melanggar norma susila, paparnya lagi.

Intinya menurut Pangi, Kepala Daerah dan wakilnya berhenti karena tiga hal, yakni meninggal dunia, mengundurkan diri, dan diberhentikan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap. (bn)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here