Kunker Komisi C DPRD Payakumbuh Ke Bandung: “Inovasi Bappelitbang Yang Moderen”

SUMBARTIME.COM-Pemerintah Kota Bandung, menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat dengan membentuk Struktur Organisasi Tata Kelola yang baru, melalui Perda Kota Bandung Nomor 08 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung. Sehingga sejak tahun 2017, Bappeda Kota Bandung berubah menjadi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Pengembangan (Bappelitbang).

Dimana Bidang Litbang, membawahi 3 subid yaitu Sub Bidang I Sosial dan Pemerintahan, Sub Bidang II Ekonomi dan Pembangunan dan Sub Bidang III Inovasi dan Teknologi. Hal itu diungkapkan Kasubid Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Kota Bandung, Sam Satriabadra dalam pertemuan dengan Komisi C DPRD Kota Payakumbuh ketika melakukan kunjungan kerja ke Kota Bandung.

Iklan

“Kegiatan Litbang ini diharapkan mampu memberikan solusi dalam setiap persoalan Kota Bandung. Terutama untuk dasar mengambil kebijakan strategis untuk menghadapi peluang serta tantangan perkotaan saat ini hingga nanti,” Kata Sam.

Sam menambahkan, Bappelitbang Kota bandung juga sudah melakukan survei indeks kebahagian dengan responden pada survei tersebut adalah kepala rumah tangga dan pasangan. Ditambah dengan kategori remaja serta keluarga miskin. Ia menjelaskan, ada 10 variabel esensial yang digunakan dalam survei ini. Kesepuluh variabel tersebut adalah pekerjaan, pendapatan rumah tangga, kondisi rumah dan aset, pendidikan, kesehatan, keharmonisan keluarga, hubungan sosial, ketersediaan waktu luang, kondisi lingkungan, dan kondisi keamanan. Bobot tiap variable itu dihitung secara proporsional berdasarkan data dengan teknik Analisis Faktor.

“Hal itu dilakukan pemerintah Kota Bandung untuk melaksanakan pembangunan tepat sasaran.” Ungkap Sam di hadapan Anggota Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Selasa (5/6).

Dijelaskan Sam, hal itu merupakan ide Walikota Ridwan Kamil agar program-program pemerintah dapat dijalankan berdasarkan data ilmiah yang bisa dipetanggungjawabkan. Metode ini akan terus disepurnakan sehingga menemui hasil akurat sebagai tolak ukur pembangunan Kota Bandung.

“Akan terus disempurnakan sehingga mendapatkan hasil maksimal untuk tolak ukur pembangunan kota bandung kedepan,” Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB. Datuak Parmato Alam mengatakan hal ini akan menjadi catatan penting pada kunjungan kerja saat ini. Inovasi serta pola menjalankan roda pemerintahan yang berdampak baik bagi masyarakat perlu ditanamkan.

“Ini menjadi reverensi positif untuk pengembangan Kota Payakumbuh kedepan, paling tidak dari catatan serta pertemuan dengan Bappelitbang Kota Bandung ini sedikit banyak bisa di realisasikan di daerah,” Kata Datuk Parmato Alam dalam pertemuan yang juga di hadiri seluruh anggota Komisi C DPRD Kota Payakumbuh.

Usai pertemuan rombongan Komisi C DPRD KOta Payakumbuh di suguhkan teknologi augmented reality yang mampu memproyeksikan benda-benda maya dalam waktu nyata. Perencanaan sistem transportasi Bandung, sejarah Bandung dan merasakan sensasi berada di kota cerdas nan bersejarah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here