Ferizal Ridwan Wakil Bupati Sarat Kontroversial dan Nyentrik, Warga : “Ah Sudahlah Pak Wabup”

Wabup Nyentrik?

SUMBARTIME.COM-Sosok Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan tak salah jika di gelari sebagai pemimpin nyentrik, bahkan sarat dengan kontroversial.

Berulang kali tindakan serta aksinya bikin orang planga plongo, dimulai sejak melawan kebijakan Bupati sejak pertengahan Tahun 2017 terkait jabatan serta mutasi Eselon II di lingkungan Pemkab, hingga aksi tutup mata yang dilakukan dan dia perintahkan kepada staf maupun mantan relawannya, terkait dugaan ketidak setujuan serta berlepas tangannya dirinya terhadap kebijakan daerah yang dinilai tidak efisien, dan hanya kerja serta kerja tanpa tujuan yang jelas.

Iklan

Bahkan melalui akun Facebooknya, yang bernama @Ferizal Ridwan sering menulis serta melontarkan kata kata yang sangat menggelitik hingga tulisan kritik terhadap Lembaga Eksekutif maupun Legeslatif Limapuluh Kota yang menurut peniliannya tidak efisien menjalankan kebijakan.

Hari ini, Rabu 5 Juni 2018, kembali melalui akun facebooknya, sang Wakil Bupati sarat Kontroversial tersebut membuat job yang cukup menggelitik dengan frame terkait soal Tunjangan Hari Raya (THR). Dalam akunnya, Ferizal Ridwan menulis “Innalilahi wainailaihi rah jiun… Mujua sapanjang jalan..Malang sakijok mato Harap Maklum saja….”

Tulisan tersebut dilampiri dengan gambar meme sebuah ‘truck yang diduga membawa anggaran THR 2018 tenggelam  serta hanyut di sebuah aliran sungai yang cukup deras’.

Tentu saja tulisan dari orang nomor dua di Limapuluh Kota, yang belum pasti ditujukan kepada siapa itu mengundang komentar dan tanggapan dari warganet yang rata rata juga ikut berlangsungkawa atas ‘ musibah tenggelamnya kendaraan pengangkut dana THR Wakil Bupati Limapuluh Kota’ tersebut.

” Ah sudahlah pak Wabup, ujar salah satu warga atas meme yang dibuat oleh Ferizal Ridwan tersebut. Menurut warga bernama Rudi itu kepada awak media memaklumi jika Wakil Bupati tersebut belum bisa memenuhi janjinya untuk memberikan tunjangan hari lebaran kepada masyarakat luas dikarekan kondisi sang Wabup tersebut masih dianggap dan diduga masih berstatsus ‘NonJob’ (?), ujarnya.

Sementara itu, meme dari sang Wakil Bupati syarat Kontroversial tersebut, celakanya ada yang ditanggapi oleh warga yang namanya tidak ingin ditulis dengan serius. Menurutnya jangankan memberikan THR untuk warga, memperjuangkan tunjangan guru guru yang berada di kawasan pelosok serta terisosolir di Kawasan Kabupaten Limapuluh Kota saja dia tidak bisa. Padahal, kami salah satu guru honorer di Limapuluh Kota, sudah dua tahun lebih menderita paparnya.

” Tulis bang. Katakan kami para guru di kawasan pelosok dan daerah terisosolir di Limapuluh Kota, sudah menjerit sejak dua tahun lalu tanpa pernah diabaikan. Kami berharap pak Wabup jangan hanya suka bikin acara saja, sebab beliau bukan Event Organizer (EO), tapi melainkan seorang Wakil Bupati yang bertugas mengawasi jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujarnya kepada awak media, Rabu (5/05).

Sementara itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan saat dihubungi melalui pesan pribadi akun Facebooknya, sampai berita ini diturunkan, belum menanggapinya. (aa)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here