Sumbartime – Gunung Marapi Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis (4/4/2024) malam. Informasi ini didapat dari Laporan Pos PGA Bukittinggi, yang mencatat erupsi terjadi pukul 20.48 WIB.
Meskipun kolom abu tidak teramati karena tertutup kabut, aktivitas erupsi direkam oleh seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 52 detik, demikian disampaikan oleh petugas Pos PGA Bukittinggi, Teguh Purnomo. Seorang warga setempat juga mengungkapkan bahwa dia merasakan getaran saat erupsi terjadi.
Status Gunung Marapi saat ini masih berada pada Level III (Siaga), dan masyarakat dihimbau untuk tetap mematuhi rekomendasi yang diberikan. Antara lain, penduduk di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung disarankan untuk tidak masuk ke wilayah dalam radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) serta agar selalu waspada terhadap potensi bahaya lahar, terutama saat musim hujan. Masyarakat juga diminta untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut serta perlengkapan pelindung lainnya jika terjadi hujan abu.
Seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, diharapkan untuk menjaga kondusivitas masyarakat dengan tidak menyebarkan informasi palsu (hoax) serta mengikuti arahan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah dan pusat-pusat observasi Gunung Marapi. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui berbagai platform resmi, termasuk aplikasi Magma Indonesia, website resmi PVMBG, dan akun media sosial resmi PVMBG.
Dengan adanya erupsi Gunung Marapi, masyarakat di sekitarnya perlu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan dari otoritas terkait untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama.(R)


















