Sumbartime – Tujuh warga Sijunjung menjadi korban tersambar petir saat berteduh di sebuah pondok tepi sawah di Nagari Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung. Kejadian tragis itu terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Dari kejadian ini, lima orang tewas dan dua lainnya selamat.
Korban selamat dari insiden itu, Faril Fiandres (17) dan Ardi Hamdani (39), segera mendapatkan perawatan medis setelah kejadian tersebut. Keduanya langsung pulang ke rumah masing-masing, namun atas inisiatif dari pihak keluarga, mereka dibawa ke UGD Puskesmas Muaro Bodi untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolres Sijunjung, AKBP Andre Anas, menerangkan kronologi kejadian, berawal ketika korban berteduh di sebuah pondok tepi sawah di Kampung Anau, Jorong Bunga Pinang.
Saat itu, para korban pulang dari sawah dalam keadaan cuaca hujan lebat disertai petir.
“Namun, cuaca yang hujan deras dan disertai petir kelima korban berinisiatif untuk beristirahat pada sebuah pondok di dekat sawah, sambil istirahat hingga hujan reda,” katanya.
Lebih lanjut, kelompok tersebut beristirahat di sebuah pondok tepi sawah untuk menghindari hujan yang deras. Namun, naasnya, petir menyambar tepat di lokasi pondok, mengakibatkan lima dari mereka terkena dampaknya.
“Kedua korban yang selamat dari insiden tragis ini saat ini sedang dalam pemeriksaan dan pengawasan medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka,”tambahnya
Kejadian ini menjadi sebuah peristiwa yang mengejutkan dan memilukan bagi warga Sijunjung.(R)





















