Destinasi Wisata Seribu Rumah Gadang Akan Hadir di Payakumbuh

SUMBARTIME.COM-Walikota Payakumbuh, Riza Falepi akan menerapkan konsep Desa Wisata di Kawasan Ujung Tanjung, Kelurahan Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan tahun mendatang. Seratus lebih rumah gadang akan dibangun dikawasan ini untuk sebagai media pendukung.

“Kami juga ingin punya daerah wisata yang berbasis budaya seperti Kawasan Seribu Rumah Gadang Di Solok Selatan dan Desa Wisata Kandi di Sawahlunto. Di kawasan desa wisata ini nantinya akan kental dengan adat budaya Minangkabau,” Kata Riza Falepi, Kamis (30/08/2018).

Iklan

Sebagai pendukung, Rumah Gadang penduduk akan diperbaiki dan difasilitasi standar penginapan sederhana. Termasuk juga pembangunan fasilitas baru sebagai penunjang destinasi wisata seribu rumah gadang.

“Lahannya ada 30 hektar dan itu sudah siap. Ada yang dibangun baru dan ada sekedar merehabilitasi rumah gadang milik penduduk,” katanya.

Selain kawasan wisata budaya, lapangan golf juga akan dibangun di kawasan tersebut. “Ada lahan masyarakat seluas 30 hektar yang akan disewa selama 30 tahun. Alhamdulillah, masyarakat setempat sangat mendukung demi kemajuan daerah,” ujar Riza lagi.

Ditunjuknya kawasan Ujung Tanjung sebagai lokasi Desa Wisata ini dikarenakan sosial penduduk yang masi kental dengan adat Minangkabau dan berada di dataran tinggi. Jadi para wisatawan bisa menikmati keasrian alam Minangkabau dan bebas melihat pemandangan dari ketinggian.

“Dari sini bisa lepas memandang dan menikmati sejuknya suasana gunung Sago. Jadi sangat cocok dengan kebutuhan para wisatawan nantinya. Ditambah lagi kehidupan masyarakatnya sangat kental dengan adat istiadat Minangkabau,” jelas Riza.

Di kawasan Desa Wisata ini, para wisatawan bisa menginap di rumah gadang atau di rumah masyarakat.

“Nanti akan ada rumah gadang yang dibangun. Wisatawan bisa memilih mau menginap dimana. Mau di rumah gadang atau di rumah masyarakat,” jelasnya.

Jika ada wisatawan asing yang berminat untuk bersentuhan langsung dengan alam, budaya, masyarakat dan ingin menginap di rumah penduduk, Riza berkeinginan nantinya Guide (Pendamping turis) berasal dari Ujunh Tanjung.

“Ini yang masih dibicarakan. Inginnya saya, ada beasiswa untuk jurusan bahasa asing dan diberikan ke remaja pribumi setempat yang baru tamat SMA,” katanya.

Terkait dengan lahan yang akan dipakai, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Datuak Parmato Alam yang juga Ninik mamak daerah setempat, membenarkan bahwa masyarakat pemilik lahan sudah menyetujui rencana tersebut. Ia mengaku dirinya terlibat langsung dalam proses persetujuan itu.

“Pertama kami sampaikan terima kasih kepada pemerintah kota atas niat baik ini. Tentang lahan, karena ini milik kaum, kami sudah langsung koordinasi dengan niniak mamak yang bersangkutan termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan pengurus LPM setempat. Prinsipnya mereka mendukung sepenuhnya,  untuk kemajuan kota. Tentu akan berdampak positif kepada kemakmuran masyarakat ke depan,” ujar Datuak Parmato Alam.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here