Lembaga ICBS Hadir Menjawab Tantangan Dunia Pendidikan Berlandaskan Nilai Islami

Sejumlah tenaga pendidik di lingkungan ICBS

SUMBARTIME.COM-Siapa sangka sebuah sekolah yang digagas oleh Ustadz Al Maududi bernama Insan Cendikia Boarding School (ICBS) dengan mengadopsi sistem pendidikan luar yang memiliki keunggulan mutu serta layanan berbasiskan “Qurani” sejak 10 tahun yang silam di Kawasan Luhak Nan Bungsu, berkembang dengan pesat.

Hal itu tergambar dari banyaknya para calon wali murid dari berbagai daerah yang mendaftarkan anak anaknya sebagai calon peserta didik setiap tahunnya ke ICBS kawasan Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Iklan

Fenomena tersebut dibenarkan oleh Pimpinan ICBS, Ustadz Roni Patihan Lc, di ruangan kantornya kawasan Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Kamis (23/6) siang. Menurutnya dari tahun ke tahun banyak para calon wali murid datang dari berbagai daerah, seperti kawasan Sumatera Barat, Kepuluan Riau, NTB, Bali serta kota kota lainnya di Indonesia yang mendaftarkan anak anaknya untuk di didik di ICBS.

Namun menurut Ustadz Roni lagi, tidak semuanya bisa diterima untuk menjadi peserta didik di ICBS dengan keterbatasan tempat. Selain itu lembaga pendidikan yang ia pimpin juga tidak hanya sekedar mengejar kuantitas. Akan tetapi, mutu serta pelayanan yang diberikan kepada peserta didik harus terukur serta sesuai dengan standar nasional, sambungnya lagi.

Lebih jauh, Ustadz Roni menjelaskan jika  ICBS adalah sekolah berasrama setingkat SMP dan SMA yang memadukan nilai-nilai kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Lembaga pendidikan yang dipimpinnya itu menerapkan kurikulum pendidikan nasional yang dipadukan dengan kurikulum khas sekolah yang diadopsi dari sekolah unggul di dalam dan luar negeri.

Untuk mengejar target diatas, ICBS harus mengutamakan mutu serta pelayanan yang unggul kepada para peserta didik agar visi mewujudkan generasi yang cerdas, Islami, mandiri, dan berprestasi. Untuk mencapai semua itu, ICBS menganut pola pendidikan yang peserta didiknya tinggal bersama dalam asrama dan dibina langsung oleh
pendidik serta pengasuh, tuturnya.

Ustadz Roni juga menjelaskan bahwa Melalui kegiatan boarding school, maka pembelajaran pendidikan Agama Islam diharapkan semakin kuat dan mampu membentuk kepribadian yang utuh terhadap setiap peserta didik. Pelayanan pendidikan dan bimbingan dengan sistem boarding school yang diupayakan selama 24 jam, akan diperoleh penjadwalan pembelajaran yang lebih leluasa dan menyeluruh. Segala aktivitas peserta didik akan
senantiasa terbimbing. Kedekatan antara pendidik dengan peserta didik selalu terjaga, masalah peserta didik akan selalu diketahui dan segera terselesaikan, serta prinsip keteladanan pendidik akan senantiasa digugu dan ditiru oleh peserta didik. Pembinaan mental peserta didik secara khusus pun mudah dikontrol dan dilaksanakan.

Hal hasil setelah kurang lebih 10 Tahun keberadaan ICBS di Luhak Nan Bungsu (Payakumbuh dan Limapuluh Kota), telah banyak melahirkan lulusan generasi yang berprestasi serta berakhlak dengan nilai nilai Islamis. Banyak lulusan peseeta didik yang diterima di Universitas ternama dalam Negeri maupun luar Negeri seperti di Negara Mesir, Turki serta Yaman. Bahkan untuk penerimaan Kuota terbanyak calon Mahasiswa yang belajar di Mesir adalah dari ICBS, jelasnya.

Banyaknya lulusan ICBS yang diterima melanjutkan jenjang pendidikan ke Tingkat Universitas baik di dalam Negeri maupun di luar Negeri, menandakan jika lembaga pendidikan tersebut harus diakui sebagai salah satu sekolah Boarding School unggulan di Indonesia dan menjadi kebanggaan warga Sumatera Barat. Selain itu berbagai prestasi didapatkan dalam setiap mengikuti perlombaan tingkat Nasional baik di bidang kurikulum umum, maupun kurikulum khusus bidang nilai nilai agama.

Adapun di bidang kurikulum umum, terbaru salah satu pelajar ICBS, berhasil menyabet Juara 1 Nasional Olimpiade Geografi tingkat nasional NSSC Tahun 2022. Selain itu capaian prestasi lainnya yang didapat oleh peserta didik ICBS pada Tahun 2022 ini antaranya, mendapatkan medali perak dalam lomba Olimpiade Sain bidang Matematika, mendapatkan mendali emas olimpiade Informatika/Komputer tingkat nasional, mendapatkan Medali Perak tingkat Nasional dalam lomba olimpiade Bahasa Inggris, mendapatkan medali perak Tingkat Nasional dalam olimpiade Biologi, Mendapatkan medali Emas Tingkat Nasional dalam bidang Kimia.

Selain menuai prestasi dibidang kurikulum umum, peserta didik ICBS juga meraih prestasi di berbagai lomba tingkat Nasional dibidang yang berbasiskan pendidikan Islam pada tahun 2022, diantaranya Juara 3 Musabaqah Fahmil Quran, Juara 2 Tingkat nasional Musabaqah Tartil Quran. Finalis Tahfidz 10 Juz tingkat Nasional.

ICBS Menepis Rumor

Sementara itu, dalam menepis rumor serta isu yang beredar di luar jika biaya pendidikan di ICBS terbilang cukup mahal, Ustadz Roni menjelaskan dengan gamblang wajar wajar saja masyarakat umum yang kurang memaknai filosofis pendidikan menganggap baiaya pendidikan di lembaga yang ia pimpin mahal. Akan tetapi jelasnya lagi. perlu di ingat jika ICBS merupakan sebuah sekolah swasta unggulan terpadu yang menganut pola Boarding School dengan mengasramakan peserta didiknya.

Bagaimanapun tuturnya lagi, sekolah swasta tentu tidak sama dengan sekolah Negeri yang mendapatkan bantuan serta dikelola langsung oleh Negara. Adapun ICBS merupakan lembaga pendidikan swasta yang dikelola secara langsung oleh pihak yayasan mulai dari soal sarana serta fasilitas, hingga soal mutu tenaga pendidik.

“Harus kami katakan dan kami akui jika ICBS merupakan salah satu layanan lembaga pendidikan pilihan masyarakat di tengah menjamurnya sekolah sekolah milik pemrintah,”ungkap Ustadz Roni.

Dirinya menjelaskan, ditengah menjamurnya lembaga sekolah milik pemerintah, ICBS hadir menawarkan sebuah lembaga pendidikan yang menawarkan perpaduan nilai-nilai kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual yang berlandaskan nilai Qurani. Tentu saja, untuk mewujudkan itu semua pihak pengelola wajib menyediakan segala sarana serta fasilitas pendukung, mulai dari pengadaan tenaga pendidik yang mumpuni di bidangnya masing masing, hingga penyediaan alat alat tulis kantor, yang berorentasi pada kenyamanan peserta didik.

Konsekuensi dari itu semua, para walimurid bisa memahami jika pendidikan yang dinginkan tersebut dapat diraih tentu semua pihak menanggung beban biaya yang dikeluarkan secara bersama sama, jelas Ustadz Roni.

Walaupun demikian paparnya lagi, ICBS sayangat menyangkan jika ada nada nada sumbang menjustis jika lembaga pendidikan emreka hanya mengejar profit semata. Namun agar informasinya berimbang sampai di masyarakat, bahwa ICBS sendiri memiliki program khusus terkait bantuan pendidikan bagi peserta didik dengan memberikan beasiswa bagi anak yatim sebanyak 100 orang yang bersekolah di lembaganya. Pihaknya juga memberikan beasiswa jalur prestasi bagi peserta didik sebanyak 30 siswa.

Selain itu ICBS juga memberikan beasiswa secara penuh untuk anak Nagari kawasan lokasi ICBS Kabupaten Limapuluh Kota yang lolos seleksi untuk menimba ilmu. Adapun untuk peserta didik yang orang tuanya berasal dan memiliki alamat KTP Kota Payakumbuh mendapatkan potongan biaya pendidikan sebanyak 20 persen yang diberlakukan pada tahun depan.

Adapun di dalam bidang sosial kemasyarakatan, lembaga pendidikan ICBS rutin menyantuni 130 orang anak yatim tingkat SD, SMP, yang bertempat tinggal di seputaran lokasi lembaga pendidikan, baik yang dikabupaen Limapuluh kota, maupun yang di Kota Payakumbuh setiap bulannya.

Adapun jika terjadi bencana alam di seputaran Sumatera Barat, Lembaga ICBS selalu rutin berpartisipasi ikut membantu baik secara moril ataupun materil dengan memberikan bantuan tenaga maupun biaya yang intinya bisa membantu meringankan para korban terdampak.

Yang jelas segala masukan yang datang dari publik terkait ICBS, pihak pengelola selalu terbuka dan tertantang untuk melakukan kegiatan kegiatan yang bersifat positif. Terbaru saat kedatangan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi ke lembaga ICBS, dirinya menjelaskan jika banyak santri ICBS yang bercita cita ingin melanjutkan pendidikan ke Arab Saudi. Akan tetapi akibat Kuota yang masih terbatas, terpkasa impian para santri harus ditangguhkan untuk sementara waktu. Adapun menjawab permintaan pihak lembaga, sang Dubes berjanji menyampaikan ke Pemerintah Arab Saudi agar meluluskan permintaan untuk menaikkan jumlah (Kuota) mahasiswa asing yang diterima di Universitas mereka. Dan sebagai bentuk keseriusan beliau, pada hari kedatangan yang bersangkutan itu juga memberikan surat rekomendasi untuk 5 orang santri terbaik ICBS untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Madinah, papar Ustadz Roni menutup pembicaraan. (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here