Wako Erman Safar Buka Program Pesantren Ramadhan, Dimasjid Al – Barkah Bukittinggi

Bertempat dimasjid Al – Barkah belakang balok kota Bukittinggi wako Erman membuka pesantren ramadhan 1443 H.

Iklan

Bukittinggi,-Sumbartime.com. Selasa,5/4/2022.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, Pesantren Ramadhan kali ini menjadi salah satu upaya pemerintah, untuk menyemarakkan Bulan suci Ramadhan.

Dengan kegiatan keagamaan ini, Pesantren Ramadhan menjadi upaya memberikan dasar pada generasi muda untuk meningkatkan iman dan taqwa pada Allah SWT.

Generasi muda (milenial) saat ini banyak terpengaruh dengan media sosial. Ini adalah tantangan hidup bagi generasi muda saat ini. Tekhnologi tidak boleh dihindari, tapi harus diatur bagaimana mempergunakan teknologi itu sendiri.

“Efek negatif perkembangan teknologi, membuat mental kurang baik, komunikasi tidak baik. Ini bisa diantisipasi salah satunya dengan Pesantren Ramadhan, diberikan ilmu keagamaan dari dini,” Ungkap Erman.

“Erman menambahkan, untuk tahun ajaran baru nanti, pelajar SMP Negeri di Bukittinggi akan lebih lama di sekolah. Karena akan mendapatkan tambahan lima muatan lokal. Dimana akan ada pelajaran Aqidah Akhlaq, Fiqih, Bahasa Arab, Sejarah Islam dan Budaya Adat Minangkabau”. Erman mengakhiri.

“Ditempat yang sama Melfi Abra, kepala Disdikbud Bukittinggi menjelaskan, kegiatan Pesantren Ramadhan ini terselenggara berkat kerjasama Disdikbud, Kemenag, MUI dan LKAAM Bukittinggi”. Katanya.

Lanjut Ia menjelaskan sebanyak 5.673 pelajar sekota Bukittinggi di 24 masjid dan mushalla, tahun ini mengikuti program pesantren ramadhan.

MUI dan LKAAM akan menjadi narasumber bagi pelajar,Peserta berasal dari 15 SMP Negeri dan Swasta serta 6 Madrasah kelas 7 dan kelas 8.

“Aidil Alfin, ketua MUI Bukittinggi menyampaikan, Pesantren Ramadhan tahun ini, merupakan pelaksanaan ke 10 kalinya sejak tahun 2012 lalu. Alhamdulillah dapat terlaksana kembali tahun ini”. Ujarnya.

Dengan tema “Pembentukan karakter berbasis Aqidah dan Adat Basandi Syara’ .Syara’ Basandi Kitabullah. Substansinya merupakan tiga pokok pembahasan materi. Aqidah dan praktek ibadah, ABS-SBK dan Tantangan Generasi Milineal”. Tutup Aidil. (Alex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here