SUMBARTIME.COM-Yayasan Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat (UMSB) bersama pihak kampus serta pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar mengambil tindakan tegas terhadap salah satu dosen mereka, berinisial Z (55) yang diduga berprilaku gay alias homoseksual.
Dosen gay tersebut dipecat dari kampusnya untuk mengajar di Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan oleh UMSB menyusul tertangkap basahnya dirinya beradengan mesum ala LGBT dengan seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta Kota Padang, beberapa hari yang lalu.
Tindakan tegas berupa pemberhentian tersebut dibenarkan oleh Rektor UMSB, Riki Saputra. Kepada awak media, Selasa (3/9) dirinya mengungkapkan jika dosen terduga berprilaku gay itu sudah diberhentikan dari kampus, ujarnya.
Di jelaskan, pihak Yayasan dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah serta kampus telah melakukan rapat membahas kasus memalukan tersebut dengan hasilnya oknum dosen yang berlatang belakang seorang ASN dan diperbantukan untuk mengajar di UMSB diputuskan untuk diberhentikan, timpalnya lagi.
” Ini sesuai dengan semangat kampus yang memerangi prilaku diluar norma agama serta adat budaya seperti LGBT tersebut,” tukuk Riki Saputra.
Untuk itu, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat Sumbar atas kejadian memalukan itu, karena pihak kampus tidak menginginkan kejadian tersebut dan diluar jangkuan mereka, pungkasnya mengatakan.
Seperti diketahui, Dosen dengan inisial Z tersebut pada Sabtu (31/8) kemarin, digerebek warga Padang Sarai, Koto Tangah, Kota Padang di rumah kontrakannya, karena diduga melakukan perbuatan mesum hubungan sejenis dengan seorang mahasiswa berinisial DAF (23).
Keduanya digerebek saat beradengan ala LGBT, dan dibawa ke pos pemuda setempat. Selanjutnya untuk menghindari amuk warga yang sudah emosi, keduanya dibawa dan diamankan ke Polsek Koto Tangah. (tim)





















