Sumbartime – Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Sumatra Barat, masih berupaya mencari enam korban bencana alam di Kabupaten Pesisir Selatan, provinsi setempat.
Operasi pencarian dan penyelamatan telah berlangsung hingga hari kelima tanpa adanya korban yang ditemukan.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa upaya pencarian dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan fokus di tiga titik, termasuk daerah longsor dan terjebaknya korban akibat arus banjir.
“Enam korban yang masih dicari terbagi di beberapa lokasi, yakni dua korban di Tarusan, tiga orang di Langgai, dan satu di Sungai Batang Bayang,”ungkapnya.
Meskipun demikian, operasi pencarian di Langgai menghadapi kendala akibat akses jalan yang terputus karena longsor.
Sejak bencana alam terjadi pada 7 Maret 2024, tercatat 23 orang meninggal dunia dan empat orang masih dalam pencarian.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir bandang selama 14 hari, mengingat dampaknya yang meluas hingga ke puluhan ribu warga di 11 kecamatan.
Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk tim SAR dari berbagai daerah, TNI, Polri, serta organisasi dan relawan kebencanaan lainnya. Meski tantangan besar dihadapi, upaya terus dilakukan demi menemukan korban yang masih belum ditemukan.(R)





















