Tak Terima Anaknya Menjadi Korban Penganiayaan Oknum Sipir Muaro Padang, Bujang Melapor ke Polda Sumbar

Gambar Ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Tak terima anaknya diduga mendapatkan tindakan kekerasan dan penganiayaan oleh beberapa orang oknum sipir, Bujang (59) melaporkan perbuatan tersebut ke Mapolda Sumbar, Selasa (12/3) siang.

Menurut Bujang, anaknya yang bernama Doni Putra penghuni lapas Klas II A Muaro Padang napi kasus narkoba diduga mendapatkan perlakuan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh belasan oknum sipir.

Iklan

Akibatnya saat ini anaknya mengalami luka memar di hampir seluruh bagian tubuhnya. Oleh karena itu dengan didampingi kuasa hukumnya dari LBH Padang, Bujang melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan tersebut ke polisi.

Sementara itu kuasa hukumnya, Rahmad Fiqrizain, menjelaskan jika Doni Putra diduga mendapatkan tindakan kekerasan dan penganiayaan pada tanggal 2 Maret 2019 malam, tuturnya.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, Doni di datangi oleh sejumlah petugas dan membawanya ke dalam suatu ruangan. Di ruangan tersebut korban dianiaya oleh para oknum sipir.

Ada yang memukuli dengan tangan, ada yang memukuli dengan memakai rotan, bahkan ada yang menginjak injak korban. Korban juga direndam dalam sebuah bak dan bekas lukanya ditetesi dengan air jeruk.

Akibatnya nyaris seluruh bagian tubuh korban mengalami luka memar terutama bagian punggung dan rusuk sebelah kiri.

Sementara orang tua korban mengetahui kejadian itu pada pukul 23.00 WIB setelah diberitahu oleh korban. Namun sayang, ujar Rahmad lagi, saat LBH Padang ingin membezuk korban, tidak dibolehkan oleh pihak Lapas dengan alasan korban berada di dalam sel.

Untuk itu Rahmad meminta pihak Kepolisian agar dapat mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh belasan oknum sipir Lapas Muaro Padang tersebut, pintanya mengatakan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here