Sepuluh Tahun Tak Berfungsi, Pasar Rakyat di Guntung Inhil Riau Berubah Sebagai Lokasi Hohohihi

bungkus obat batuk serta kondom bekas pakai berserakan di pasar Guntung ( foto dari RiauCitizen)

SUMBARTIME.COM-Pasar rakyat yang 10 tahun tidak difungsikan setelah dibangun oleh Pemda Indragiri Hilir (Inhil) Riau dengan memakai APBD lebih kurang 13 Milyar rupiah, di kawasan Sungia Guntung, Kecamatan Kateman, telah berubah menjadi lokasi mesum dan perbuatan terlarang lainnya oleh orang orang tak bertanggung jawab.

Pasar yang terletak di Jalan Tanjung Rambie itu saat dilakukan razia mendadak oleh Satpol PP serta Kepolisian setempat menemukan beberapa pasangan yang diduga sedang asyik hohohihi alias mesum di lorong lorong pertokoan yang cukup gelap tersebut.

Iklan

Tidak hanya itu, aparat menemukan dilantai kios itu ditemukan alat kontasepsi KB berupa kondom  bekas pakai yang berserakan. Takl hanya kondom, aparat gabungan juga menemukan beberapa plastik obat batuk Komik yang diduga untuk ngeflay.

Saat razia tersebut sekurangnya 4 pasangan mesum serta 3 wanita tanpa identitas berada di lokasi pasar mati itu. Diduga dari informasi warga sekitar, lokasi pasar itu telah berubah menjadi lokasi pasar penyedia layanan hohohihi alias esek esek.

Sementara, Kasatpol PP Inhil TM Syaifullah, kepada awak media menyebutkan dan mengakui jika lokasi pasar rakyat tersebut telah digunakan sebagai tempat perbuatan mesum dan terbukti saat pihaknya berasam kepolisian melakukan razia pada malam hari dan menemukan beberapa pasangan mesum serta beberapa wanita tanpa identitas mangkal disana. (kr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here