Pasca Gempa Kondisi Lombok Mencekam, Seorang santri Ikut Tewas Tertimpa Bangunan

Warga lombok mengungsi mencari dataran yang lebih aman

SUMBARTIME.COM-Tiga warga Lombok Utara dilaporkan tewas meninggal akibat terkena reruntuhan bangunan akibat gempa yang mengguncang dengan 7, 0 SR, dengan kedalaman 15 km, Minggu (5/08) pukul 18.46 WIB.

Selain tiga orang yang meninggal, puluhan lainnya mengalami luka luka. Salah seorang warga bernama Zainal dalam wawancaranya di tv swasta nasional mengatakan susana di dusunnya kawasan Telaga Wareng, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, mengungsi menuju dataran yang aman.

Iklan

Saat ini kondisi Dusunnya hancur, nyaris semua rumah rubuh akibat gempa 7,0 SR yang terjadi, paparnya.

Sementara itu, Muhammad Khudori (14), salah seorang santri di Pondok Pesantren Riyadussibat, Sidemen, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan.

Menurut Khairul ayah korban mengatakan anaknya meninggal tertimpa reruntuhan bangunan saat sedang mengaji. “Khodori mengalami luka parah dibagian kepala”, ujar Khairul sambil menangis.

Menurutnya, anaknya yang seorang santri dan belajar di sebuah pesantren tak jauh dari rumahnya tersebut mengerang kesakitan saat reruntuhan bangunan menimpa kepalanya. Dalam keadaan terluka parah korban dilarikan dengan memggunakan warga ke RSAD Mataram.

Namun nyawa Khodori santri pondok pesantren tersebut tidak dapat diselamatkan, saat ini jenazahnya terbaring di dalam mobil ambulance. (bn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here