Satu dari Empat Begal Motor di Padang Ditangkap Polisi, Miris! Pelaku Masih Bawah Umur

satu dari 4 otak pelaku begal ditangkap tim Klewang ( dok Polresta Padang)

SUMBARTIME.COM-Satu dari 4 otak pelaku pembegalan yang dilakukan oleh 15 orang gank motor ditangkap Tim Klewang, Reskrim Polresta Padang, Rabu (18/11) malam di kawasan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung.

Mirisnya terduga otak pelaku utama aksi pembegalan motor dengan inisial GPP ini masih berusia bawah umur 16 Tahun.

Iklan

Namun aksi yang dia lakukan bersama gank motornya terbilang sudah sangat meresahkan warga Kota Padang.

Kekinian, pelaku bersama gerombolan gank motornya pada Rabu 18 November 2020 sore hari, telah melakukan aksi pembegalan dan perampasan sebuah sepeda motor milik salah satu warga bernama Robi, di kawasan Pantai Air Manis Padang.

Saat itu korban yang seorang diri, hendak pergi menuju kawasan wisata Pantai Air Manis. Namun sesampai di Simpang Empat kawasan Pantai, Tiba tiba pelaku bersama gerombolannya sebanyak 15 orang memepet kendaraan korban hingga dipaksa menepi dan berhenti.

Ketika korban berhenti, pelaku GPP mengancam dan menakuti korban dengan sebilah sangkur. Merasa ketakutan, korban memilih kabur melarikan diri dengan meninggalkan motornya. Saat korban kaburlah, pelaku dan gerombolannya membawa lari motor milik korban.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, Kamis (18/11) siang melalui Kasatreskrim Kompol Rico Fernanda, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, beberapa jam korban melapor usai kejadian, salah satu pelaku inisial GPP berhasil ditangkap di kawasan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung.

Korban ditangkap tim Klewang saat membawa motor rampasan milik korban. Tanpa melakukan perlawanan, pelaku pasrah digelandang ke Mapolresta Padang.

Dari hasil pemeriksaan sementara, aktor dibalik perampasan dengan kekerasan yang dilakukan 15 orang gerombolan gank motor remaja tersebut adalah 4 orang, termsuk GPP. Sementara untuk 3 pelaku lagi, masih dalam perburuan polisi, sambungnya.

Rico mensinyalir jika gerombolan gank motor tersebut sering melakukan tawuran dan aksi pemerasan yang dinilai cukup meresahkan warga Kota Padang.

Saat ini kasus tersebut, masih dalam pemeriksaan dan pengembangan, papar Kasatreskrim Polresta Padang, menjelaskan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here