SUMBARTIME.COM-SN (14) seorang gadis remaja warga Kabupaten Limapuluh Kota, yang sempat dinyatakan hilang sejak Minggu (18/9) kemaren akhirnya ditemukan.
Namun tragisnya, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan terkubur di areal kebun gambir kawasan daerah setempat, Kamis 22 April 2021, siang sekira pukul 11. 45 WIB.
Kapolsek Guguk Ipda Heri saat dikonfirmasi oleh awak media membenarkan penemuan korban inisial SN yang sempat dinyatakan hilang sejak Minggu siang kemaren.
Namun dengan singkat Heri belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait penemuan korban yang cukup tragis dan membuat geger warga dengan alasan masih melakukan penyidikan, paparnya.
Ipda Heri meminta kepada awak media agar mohon bersabar dengan menyebut jika pihaknya pasti akan mengungkap misteri penemuan serta kematian korban SN yang masih bawah umur tersebut.
Akan tetapi dari informasi yang beredar di lapangan, kuat dugaan jika SN telah menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri yang berinisial M.
Hal itu ditenggarai dengan telah diamankannya M bapak tiri dari korban oleh pihak kepolsian sejak beberapa hari yang lalu. Namun motif serta penyebab terbunuhnya korban hingga berita ini diturunkan masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Seperti diketahui, sebelumnya warga masyarakat Limapuluh Kota sempat dikagetkan tentang hilangnya seorang remaja putri pada Minggu 18 April 2021 kemaren. Ibu korban yang bernama Rini (37) sempat membuat laporan secara resmi ke Polsek Guguk perihal hilangnya putri kandungnya tersebut.
Saat menerima laporan hilangnya korban, polisi yang berkerja sama dengan pihak Basarnas sempat melakukan upaya pencarian. Namun terhitung tiga hari pencarian korban masih belum diketahui keberadaannya.
Hingga Kamis (22/4) siang, warga menemukan korban yang sudah terkubur di kebun gambir kawasan setempat. Penemuan korban yang sudah terkubur tersebut dengan cepat tersiar dan membuat warga geger.
Masih beberapa hari sebelumnya, ibu korban sempat menceritakan terakhir kali dia melihat korban yakni pada Minggu pagi sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu dirinya melihat korban masih berada di dalam rumah bersama adik serta bapak tirinya. (rd)




















