BUKITTINGGI – Dalam upaya memaksimalkan potensi pariwisata, Pemerintah Kota Bukittinggi telah berhasil memindahkan pedagang kaki lima (PKL) ke lokasi Stasiun Lambuang.
Langkah ini tidak hanya mengubah wajah pusat kuliner terbesar di Sumatra Barat, tetapi juga mengubah status PKL menjadi pelaku wisata.
Dalam diskusi yang melibatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bukittinggi, Wahyu Bestari, serta Kabidnya, Beri, dengan salah satu pedagang lokal, Mukhlis, pada Selasa (16/4/2024) malam, terungkap bahwa langkah ini memiliki dampak yang signifikan.
“Sejalan dengan itu semua, nantinya akan ada multiplier efek yang dapat menegaskan Bukittinggi sebagai kota tujuan wisata,” ungkap Wahyu.
Pemindahan PKL ini bukan hanya sekadar relokasi, tetapi juga bagian dari upaya penyempurnaan yang terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi terhadap pusat kuliner tersebut.
Dahulu merupakan bekas Stasiun Kereta Api, kini lokasi tersebut telah bertransformasi menjadi magnet baru bagi wisatawan yang mencari pengalaman kuliner yang otentik dan menarik.
Selain mengumumkan suksesnya pemindahan pedagang ke lokasi Stasiun Lambuang, Wahyu Bestari juga mengungkapkan harapannya kepada seluruh pedagang dan menekankan pentingnya memperhatikan kenyamanan pengunjung, menjaga kebersihan lokasi, dan aspek lainnya.
“Dengan perubahan ini, kami berharap seluruh pedagang dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengalaman wisatawan. Hal ini termasuk menjaga kenyamanan pengunjung, menjaga kebersihan lokasi, dan aspek-aspek lain yang dapat membuat pengalaman kuliner di Bukittinggi menjadi tak terlupakan,” ujar Wahyu dengan penuh harapan.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Mukhlis, ia berharap untuk penambahan atap membrane di beberapa meja didepan tenan jika turun hujan.
“Kami, para pedagang, juga berharap untuk peningkatan fasilitas yang dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung. Penambahan atap membrane di beberapa meja di depan tenan akan sangat membantu saat turun hujan, sehingga pengunjung tetap dapat menikmati makanan kami tanpa khawatir terkena hujan,” ungkap Mukhlis dengan harapan penuh.
Harapan ini merupakan cerminan dari komitmen para pedagang untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam meningkatkan pengalaman wisatawan di pusat kuliner tersebut. Dengan dukungan bersama, diharapkan Bukittinggi dapat memperkuat posisinya sebagai tujuan wisata kuliner yang menarik dan berkembang. (alex)





















