PENGUNGKAP MISTERI ” TRANSAD BERDARAH ” DIGANJAR PENGHARGAAN

Kapolres Solok Kota ganjar anggota dengan penghargaan

SumbartimeSolok-Enam personil Satreskrim Polres Solok Kota yang telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada beberapa hari lalu di Transad, kelurahan Kampung Jawa kota Solok, diganjar  dengan penghargaan.

Dari Pers realease yang disampaikan oleh Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan,  menggambarkan sebuah keprofesionalan kerja yang telah dilakukan oleh enam orang anggotanya itu,  pasalnya  untuk mengungkap sebuah misteri yang sempat menggegerkan itu,  mereka hanya membutuhkan waktu empat hari, dan sang pembunuh dapat mereka hadiahi dengan gelang besi sebelum dibawa kembali ke kota Solok dari daerah pelariannya.

Iklan

Diantara personil Satreskrim yang telah mengungkap misteri itu adalah Ipda Fika Putri Pamungkas, Aiptu Fredi Iskandar, Bripka Adi Saputra, Briptu Tommy Yanuardi, Briptu Rahadian Gani, dan Bripda Agung Zulisman. Penghargaan atau Apresiasi yang mereka terima itu, diserahkan lansung oleh Kapolres Solok Kota dalam upahcara bulanan di Mapolres tersebut Senin 19 Maret 2018.

Dalam kesempatanya itu,  Kapolres yang bergelar Datuak Pandeka Rajo Mudo tersebut mengatakan, enam orang anggotanya itu  berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka pembunuh almarhum Priyatin, yang merupakan mayat yang ditemukan dalam lobang resapan air septic tank  yang terjadi dikawasan Kampung Jawa kota Solok pada Minggu 11 Maret 2018 lalu.

Mereka dapat dibekuk di daerah pelariannya diKabupaten Mojokerto Jawa  Timur, dan dua tersangka yang bernama Awi Suyatno serta keponakannya Alfredi yang ikut membantu menguburkan korban, berhasil digelandang ke Mapolres Solok Kota empat hari setelah penemuan mayat dalam lobang resapan air Septic tank tersebut.

” itu merupakan prestasi yang luar biasa dan layak untuk diapresiasi ” ungkapnya seraya melirik enam orang anggotanya itu.

Lebih jauh dikatakannya, suatu prestasi yang besar cenderung dihiasi dengan pengorbanan yang besar juga. Dan sebagai seorang polisi akan dihadapkan dengan dua pilihan dalam menjalankan tugasnya, yakni hanya menjalankan tugas rutin sebagai seorang polisi, dan yang kedua berkerja sebagai seorang polisi melebihi panggilan tugas yang harus diembannya.

” Apa yang mereka terima itu merupakan hal layak untuk didapatkannya, dan diharapkan prestasi itu dapat dijadikan motifasi oleh polisi yang lainnya dalam menjalankan tugas” ungkap pimpinan polisi itu mengakhiri.

Kesigaban tugas yang dijalankan oleh enam orang personil Polres Solok Kota itu juga banyak menuai apresiasi dari element masyarakat lainnya, seperti ungkapan yang disampaikan oleh pemerhati Kriminalitas kota Solok, Nofrizal Hakim,SH, dikatakannya,  itu merupakan suatu keajaiban, karena selama ini banyak kasus pembunuhan yang terjadi dikota Solok,  namun sampai sekarang belum bisa diketahui siapa pelakunya.

Nofrizal Hakim yang merupakan salah seorang Pengacara kondang di Sumatera Barat itu, juga mengatakan, keberhasilan itu jelas akan meningkatkan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Polres Solok Kota, dan sekaligus akan menjadi penawar terhadap pradigma miring yang selama ini duhembuskan.

” Itu sangat luar biasa, hanya dengan waktu empat hari pelakunya bisa didapatkan, apalagi tersangka itu dibekuk didaerah pelariannya diluar pulau Sumatera ” paparnya mengakhiri. (Gia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here