Sumbartime – Seorang pemuda dari Pesisir Selatan, Binto Nofendi alias Bento, tertunduk lesu di Mapolres setempat setelah ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba. Bento, yang merupakan warga Kampung Kapuh Kamba, Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, ditangkap di dekat jembatan Pasar Pagi, Kampung Sungai Talang, pada Minggu (10/6). Penangkapan ini mengejutkan banyak pihak, termasuk Bento sendiri, yang tidak menyangka akan tertangkap.
Kasat Narkoba Polres Pesisir Selatan, Iptu Riki Yovrizal, menjelaskan bahwa penangkapan Bento dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang mencurigai keterlibatannya dalam peredaran narkoba.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan yang intensif, hingga akhirnya polisi mendapatkan cukup bukti untuk melakukan penangkapan. Bento akhirnya diamankan oleh petugas di tepi jalan dekat jembatan Pasar Pagi, Kampung Sungai Talang, Nagari Kapuh Utara, Tarusan.
“Gerak-gerik pelaku ini telah dipantau dan berhasil diamankan di tepi jalan,” ungkap Iptu Riki, dikutip dari keterangannya, Selasa (11/6).
Saat penangkapan, petugas melakukan penggeledahan terhadap Bento dengan disaksikan oleh warga setempat. Dari hasil penggeledahan tersebut, ditemukan empat paket sabu di kantong Bento.
Ketika diinterogasi, Bento mengakui bahwa masih ada sabu lainnya yang disimpan di rumahnya. Petugas kemudian melanjutkan penggeledahan ke rumah Bento dengan disaksikan oleh kepala kampung setempat. Di sana, polisi menemukan satu paket besar sabu dan sebuah timbangan digital, yang diduga digunakan untuk menakar narkoba tersebut.
Penangkapan ini menunjukkan kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba di Pesisir Selatan. Kasat Narkoba, Iptu Riki Yovrizal, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan menindak tegas para pelaku peredaran narkoba. Sementara itu, Bento saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Pesisir Selatan untuk proses hukum berikutnya.(R)





















