Sumbartime – Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan membantu pembangunan kembali dan relokasi rumah warga yang terdampak bencana banjir lahar dingin di Sumatera Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan hal ini saat mengunjungi posko bencana di SD N 08 Jorong Kubang Duo Koto Panjang pada Rabu (15/5/2024).
“Melalui Kementerian PUPR, kami akan membantu pembangunan dan relokasi rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Saat ini, sudah ada alokasi untuk 200 unit rumah,” ujar Suharyanto.
Ia juga menjelaskan bahwa rumah yang akan dibangun adalah tipe knock down, serupa dengan rumah yang dibangun untuk korban gempa di Cianjur.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyatakan bahwa pemerintah provinsi sedang melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang rusak akibat bencana.
“Kami melibatkan BNPB, BMKG, PVMBG, dan berbagai lembaga lain untuk memetakan daerah berisiko tinggi. Bagi warga yang rumahnya rusak atau berada di lokasi berbahaya, relokasi menjadi pilihan utama,” ujarnya.
Saat ini, pemerintah provinsi juga sedang berkoordinasi dengan BPN dan Pemkab Agam untuk mencari lahan relokasi.(R)





















