PAN Ajukan Syarat, Prabowo Lakukan Rapat Internal Tengah Malam

Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan

SUMBARTIME.COM-Calon Presiden dari oposisi Prabowo Subianto memanggil sejumlah petinggi Partai Gerindra untuk datang ke rumahnya Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa (7/08) tengah malam.

Sandiaga Uno, Koordinator Tim Pemenangan Gerindra di Pilpres 2019, serta Fuad Bawazier  anggota Pemenangan Gerindra, datang menghadiri rapat internal bersama Prabowo Subianto. Dikabarkan selain para petinggi Partai Gerindra, hadir juga Ustadz  Ansufri Idrus Sambo Ketua Garda 212, dan dewan Kehormatan Partai PAN, Amien Rais di kediaman Kertanegara.

Iklan

Tidak diketahui pasti apa isi agenda rapat mendadak yang dilakukan oleh Prabowo Subianto pada Selasa malam tersebut. Namun dari rumor yang beredar, Prabowo melakukan rapat mendadak setelah usai bertemu Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan.

Sebelumnya Zulkifli Hasan baru saja bertemu dengan Jokowi  di Istana Merdeka.

Sementara itu dari informasi yang beredar, Partai PAN tidak setuju Prabowo mengambil nama-nama dari partai, jika tidak memilih Zulkifli Hasan. Menurut Yandri Susanto Ketua DPP PAN, mengajukan syarat kepada Prabowo Subianto agar mereka tetap berada di koalisi Prabowo.

Adapun syarat tersebut, Prabowo harus mengambil Cawapres diluar Partai. Kalupun mengambil wakil haruslah Zulkifli Hasan, ujarnya. Sementara calon yang disyaratkan oleh DPP PAN non partai adalah Ustad Abdul Somad (UAS).

PAN menilai jika UAS diangkat sebagai Cawapres Prabowo, maka itu adalah sebagai solusi jalan tengah.

“Itu sudah hampir pendapat umum dari seluruh provinsi (DPW). Kita sekarang lagi mengkomunikasikan Abdul Somad, jalan tengahnya. Saya yakin kalau UAS mau, partai-partai yang lain bisa menerima. Itu sebagai jalan tengah,” katanya, seperti dilansir Republika.co.id

Saya sudah bicarakan ini dengan Parbowo, dan pada prinsipnya Prabowo tak keberatan karena ini dinilai sebagai jalan tengah, tutur Yandri lagi.

Namun Yandri Susanto menepis rumor yang mengatakan jika pertemuan Zulkifli Hasan dengan Jokowi di Istana Merdeka, sebagai langkah berpaling dari Prabowo. Kami tetap memilih opsi bersama oposisi dan Prabowo Subianto, tandasnya menegaskan. (bn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here