Dengan Modus Minta Tolong Seorang Pria Perkosa Bidan Desa di Ukui Pelelawan Riau

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Dengan modus berpura pura minta pertolongan jika istrinya mau melahirkan, Seorang pria yang sampai berita ini diturunkan belum diketahui identiasnya tersebut memperkosa seorang bidan desa, pada Senin (6/8) malam sekira pukul 21.00 WIB, dirumah kontrakannya kawasan Lubuk Kembang Sari, Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan, Riau.

Sebelum diperkosa, Bidan yang cukup cantik dan ramah tersebut, sempat dicekik hingga pingsan oleh pelaku. Selanjutnya korban dibawa ke dalam kamar pelaku dan melakukan perbuatan bejatnya.

Iklan

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kronologis kejadian berawal dari datangnya pelaku  ke rumah korban untuk mintak tolong agar membantu memeriksa kandungan istri pelaku. Sebelumnya korban telah pernah bertemu dengan pelaku bersama istrinya yang memang da;lam keadaaan hamil.

Tanpa curiga, korban mengiyakan ajakan pelaku untuk pergi ke rumahnya. Sesampai dirumah pelaku korban sempat menanyakan keberadaan istri pelaku. Pelaku pun mengatakan jika istrinya berada di dalam kamar dan korban pun masuk menuju kamar pelaku.

Namun saat korban berada dalam kamar, dia tidak menemukan istri pelaku, sementara pelaku yang muncul menyusul ke dalam kamar, dengan tiba tiba mengunci pintu kamar. Korban pun kaget dan merasa bahaya datang mengancam berusaha hendak melepaskan diri dari cengraman tangan pelaku.

Namun diduga karena kalah tenaga, korban yang sempat melakukan perlawanan dicekik hingga pingsan. selanjutnya dengan leluasa pelaku menggagahi korban.

Saat korban tersadar, dia mendapatkan dirinya masih berada di atas ranjang kamar pelaku. Saat itu dirinya melihat pakaian yang melekat ditubuhnya, sudah berantakan. Sadar telah menjadi korban perkosaan korban berusaha kabur melalui pintu belakang dan mencari pertolongan kepada warga lainnya.

Sementara itu Kapolsek Ukui, AKP Amriadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya pihaknya sedang melakukan perburuan terhadap pelaku yang diduga baru dua minggu tinggal di Desa Lubuk Kembang Sari, Kecamatan Ukui.

“Setelah kami melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi, kami langsung terjun ke lapangan mencari keberadaan pelaku,” ujarnya lagi.

Sementara saat ini, bidan desa yang menjadi korban rudapaksa tersebut masih di rawat di RSUD Pangkalan kerinci untuk memulihkan konidisi fisik serta mentalnya yang saat ini masih trauma berat atas musibah yang menimpa dirinya. (kr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here