Modus Pasutri di Bukittinggi, Uang Hasil Mengemis Dipergunakan Beli Narkoba

modus pasutri uang hasil mengemis untuk beli narkoba

SUMBARTIME.COM-Keterlaluan!, begitulah kira kira kata kata yang pantas disematkan terhadap pasangan suami istri (pasutri) yang berprofesi sebagai pengemis ini.

Kedua pasutri insial MT (25) dan BN (28) asal Lubuk Alung, Padang Pariaman, ini mempergunakan uang hasil mengemis dengan modus biaya pengobatan anaknya, dipergunakan untuk membeli narkoba jenis sabu.

Iklan

Kedok dan modus mereka terbongkar, saat aparat Satpol PP Bukittinggi melakukan razia dan pengamanan pengemis serta anak jalanan di kawasan persimpangan Jalan Bypass Soekarno-Hatta, Rabu (19/8) malam.

Saat mengamankan pasangan suami istri ini, aparat menemukan bong serta plastik bening yang diduga bungkus sabu di saku kantong celana pasangan pria, ujar Komandan SK-4 Regu Malam Satpol PP Bukittinggi Ade Hendri, kepada awak media.

Menurutnya, setelah ditemukan benda yang diduga sebagai alat isap sabu, aparat langsung menggelandang pasangan pasutri tersebut ke Markas Satpol PP Bukittinggi untuk dimintai keterangan.

Dari hasil intrograsi, mereka mengakui jika uang yang didapat dari hasil mengemis meminta sumbangan dengan modus biaya pengobatan anak mereka dipergunakan untuk membeli narkoba jenis sabu.

Adapun modus yang dilakukan pasutri tersebut, yakni dengan membawa kotak karton bertuliskan kata mohon bantuan sumbangan untuk anaknya yang terkena penyakit kanker darah, kepada setiap pengendara di kawasan Simpang Bypass Jalan Soekarno Hatta Bukittinggi.

Untuk lebih meyakinkan para pemberi, pasutri tersebut juga membawa foto anaknya yang terlihat sedang sakit.

Karena persoalan ini terkait dengan narkoba, maka Satpol PP Bukittinggi, menyerahkan penanganannya kepada Polres Bukittinggi, papar Ade. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here