Merasa di PHP dan Sadar, Caleg PSI Kota Payakumbuh ini Mundur Dari Segala Aktifitas

Gambar foto pencaleg kan Ros Indra Desnita Amran

SUMBARTIME.COM-Merasa di PHP ( Pemberi Harapan Palsu) oleh Partai, beberapa caleg wanita asal DPC Partai PSI Kota Payakumbuh mundur dari segala aktifitas yang menyangkut kepartaian.

Hal itu dikatakan oleh Ros Indra Desnita Amran kepada awak media Minggu (17/2) siang. Menurutnya, dirinya serta beberapa caleg perempuan lainnya asal DPC Partai PSI Kota Payakumbuh menyatakan mundur dan tidak lagi terlibat dalam urusan kepartaiannya baik sebagai caleg maupun sebagai anggota kader PSI, paparnya.

Iklan

Bahkan yang bersangkutan sempat marah dan komplain ketika masih saja ada pihak dari PSI yang sengaja mengupload ke sosmed foto pencalegkan dirinya ke media sosial. Menurutnya itu saja tidak menghargai keputusan dirinya serta keputusan beberapa caleg perempuan lainya yang telah memutuskan untuk mundur total, papar Ros Indra Desnita Amran.

Seperti yang dikatakan dirinya kepada awak media, alasan dirinya mundur lantaran merasa di PHP oleh Partai. Jelasnya lagi konon sewaktu dirinya serta beberapa caleg wanita lainnya di rayu dan di iming imingi akan di modali dalam rangka pencaleg kan diri sebagai calon anggota legeslatif.

Namun pada kenyataannya, seiring waktu berjalan, janji tinggal janji, dan saat dirinya bersama kawan lain ( Caleg lain) kepada pengurus PSI, namun mereka dianggap seperti pengemis, ungkap Ros lagi.

Ros Indra Desnita Amran juga mengungkapkan, selain menjadi korban PHP, dirinya juga sadar jika pengurus partai PSI telah membohonginya. Menurutnya lagi, waktu ditawari bergabung dia sempat menanyakan soal Ketum PSI yang berbeda keyakinan, namun saat itu pengrus PSI Sumatra Barat memberi garansi kepadanya jika walau berbeda keyakinan dengan Ketum, namun partai akan membela kepentingan Islam.

” Tapi seiring perjalanan waktu ternyata partai tersebut ingin menghabisi Perda yang berbau Syariat Islam”, Tandas Ros.

Untuk alasan itulah dirinya serta beberapa caleg perempuan lainnya menarik diri dan mundur total dari segala aktifitas partai PSI, tutupnya mengatakan.

Terpisah, salah satu pengurus teras PSI Kota Payakumbuh, Agus Bodi saat dihubungi dan dimintai tanggapan dan klarifikasinya, membenarkan jika Ros Indra Desnita Amran serta beberapa caleg lainnya menyatakn diri untuk mundur dari PSI kepadanya.

Namun walau demikian, paparnya lagi, beberapa orang yang mundur itu secara aturan dan perundang undangan KPU tidak bisa lagi mundur karena sudah terdaftar secara resmi masuk Daftar Calon Tetap ( DCT).

Adapun ungkap Agus, yang bisa dinyatakan mundur sebagaimana aturan KPU bila caleg terkena kasus pidana atau meninggal dunia.

” Jadi menurut aturan yang berlaku yang bersangkutan sudah tidak bisa lagi untuk mundur secara resmi,” pungkasnya mengatakan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here