Malam Makan Bajamba Seluruh Wartawan (Minus Anggota BW) Bersama Presiden di HPN

Sumbartime-Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan diadakan di Kota Padang 5-9 Februari 2018, dirasakan cukup istimewa. Dalam agenda panitia, acara pertama yang akan dihadiri Jokowi adalah jamuan makan “Bajamba” dengan wartawan dan tokoh masyarakat Sumbar, Kamis (8/2) malam.

Tentu saja, hal itu disambut dengan antusias oleh para awak pekerja media dengan suka cita. Jarang jarang para awak media ( Media Istana sekalipun) yang bisa makan bareng bersama Presiden Republik Indonesia. Apalagi acara makan malam tersebut dengan memakai tradisi budaya Minangkabau “Bajamba”

Iklan

Yakni makan dengan jamuan tradisional ala Minangkabau, dengan duduk bersila  memanjang dengan saling hadap berhadapan yang ditengahnya terletak aneka menu makanan.

Ah, alangkah indahnya hari ulang tahun yang kali ini diperingati di Kota padang bagi para pewarta yang setiap saat selalu memberikan kabar serta informasi ke berbagai lapisan masyarakat.

Namun hal istimewa itu mungkin belum bisa dirasakan oleh seluruh anggota Balai Wartawan (BW) Luhak Limopuluh. Disaat para koleganya datang dari luar Sumbar bahkan luar Sumatra hadir beramai ramai sejak tanggal tanggal 8 Februari menikmati keindahan malam bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sesi makan bajamba, namun ironis bagi anggota BW.

Pasalnya, awak media dari Luhak Limopuluh hanya bisa hadir justru pada pagi menjelang siang hari tanggal 9 Februari, itupun kemungkinan besar hanya sebagai pelengkap pengembira saja. Dengan predikat klasik yakni masalah anggaran mobilisasi keberangkatan, bak ibarat sebuah bait lagu,” Pergi Pagi Pulang Sore” hal itu harus dialami oleh para pewarta Luhak Limopuluah.

Disisi lain, Mungkin saja (?) Duo Kepala daerah ruang lingkup Luhak Limopuluah (Payakumbuh dan Limapuluh Kota) hadir menikmati makan bajamba bersama Presiden Republik Indonesia pada malam 8 Februari tersebut. Dan mungkin saja (?) para OPD nya juga akan mengiringi dan turut hadir di malam hari HPN tersebut.

Jadi akhir kata, kami para pewarta Luhak Limopuluah meminta maaf kepada bapak Presiden Joko Widodo prihal tidak bisa menemani bapak untuk makan bajamba seperti yang bapak inginkan agar seluruh wartawan hadir dalam hari suka cita tersebut.

Kami ingin merasakan momen langka bisa berada di dekat bapak, namun kami masih minim fasilitas bapak, belum mampu untuk menyewa penginapan walau cuman semalam.

*Anton Aruan

Penulis pimred Sumbartime.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here