Kembali Ditemukan Mayat di Panti Pasaman, Diduga Bocah Korban Penculikan

Korban ditemukan di areal kebun cokelat

SUMBARTIME.COM-Belum usai rasa kaget warga Pasaman dan sekitarnya, tentang penemuan sepasang mayat tanpa busana di kawasan Jalan Simpati Kecamatan Pasaman pada Kamis (16/5) siang pukul 11.30 WIB, beberapa jam kemudian masyarakat kembali digegerkan dengan penemuan mayat seorang bocah laki laki yang diduga merupakan korban pembunuhan.

Bocah malang tersebut bernama Rahmat (10) ditemukan tewas di areal kebun coklat kawasan Simpang Mangga Maninjau, Nagari Panti, Pasaman. Saat ditemukan oleh warga, korban dalam keadaan terbaring dan tubuh penuh ditutupi oleh ilalang serta dedaunan dan bagian kepala ditutupi oleh pakaian korban, sekira pukul 15.00 WIB.

Iklan

Dari hasil informasi di lapangan diduga bocah malang tersebut korban penculikan dengan meminta tebusan oleh orang yang belum terintifikasi. Hal itu diperkuat dengan laporan oleh orang tua korban sehari sebelumnya saat korban tidak pulang ke rumah hingga malam hari.

Sementara itu menurut keterangan Kapolsek Panti, Iptu Yoni Hendra melalui Kanit Reskrim Ipda Jonaferi mengatakan korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi dilaporkan hilang. Sebelumnya dari laporan korban dinyatakan hilang saat berada di sebuah kolam ikan di kawasan Suka Damai II, Jorong Bahagia, Nagari Panti, Kecamatan Panti.

Dari laporan orang tua, korban pamit dari rumah hendak memberi pakan ikan pada Rabu (15/5) siang pukul 12.00 WIB. Orang tua korban yang tak punya firasat apa apa mengizinkan korban pergi dengan mengendarai motor jenis Honda Beat.

Hingga malam mulai menjelang, korban tidak jua pulang ke rumah dan tidak diketahui kabar keberadaanya, membuat orang tuanya melapor ke Polsek Panti. Selanjutnya, pada malam harinya, sekira pukul 20.00 WIB, ada orang tak dikenal menghubungi orang tua melalai jaringan telepon seluler bahwa orang tersebut telah menculik anaknya dan meminta tebusan ratusan juta rupiah.

Namun masih terkait dugaan penculikan dengan meminta uang tebusan ratusan juta rupiah hingga korban ditemukan oleh warga pada Kamis (16/5) siang tersebut, polisi masih mendalami kebenarannya dan masih melakukan proses penyidikan. Sementara motor korban ditemukan tak jauh dari posisi si korban tergeletak tewas tersebut, papar Ipda Jonaferi. (zal sggn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here