Kecelakaan Maut di Kawasan PLTA Batang Agam,Mobil Inova Masuk Jurang 7 Luka Luka 1 Tewas dan 2 Hilang

Kecelakaan maut di PLTA Batang Agam

SUMBARTIME.COM-Kembali kawasan PLTA Batang Agam, Jalan Lintas Bukitinggi- Payakumbuh, perbatasan Agam dan Limapuluh Kota makan korban.

Minggu (9/6) malam, sekira pukul 21.20 WIB, sebuah mobil jenis Inova dengan nomor polisi BA 1751 BP terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter dari permukaan jalan.

Iklan

Akibat dari kecelakaan tunggal tersebut, 10 orang penumpang yang berada di dalam mobil nahas tersebut ikut menjadi korban. Di laporkan 7 orang mengalami luka luka, 1 orang tewas di TKP, dan 2 orang sampai berita ini diturunkan belum berhasil ditemukan oleh Tim SAR yang berada di lokasi.

Baca Juga : Ada Aroma Mistis Dibalik Kecelakan Maut di PLTA Batang Agam

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, kejadian bermula saat satu keluarga asal Nagari Koto Baru, Tanah Datar baru saja usai melakukan kunjungan lebaran di kawasan Payakumbuh. Dengan menggunakan satu unit mobil jenis Inova warna putih mereka bermaksud hendak kembali pulang ke daerah asal mereka Koto Baru.

Namun sesampai di lokasi kejadian dari arah Payakumbuh hendak menuju Bukitinggi, tepatnya di satu bengkolan menjelang jembatan PLTA Batang Agam pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan yang dia bawa terjun bebas ke dalam jurang sedalam 30 meter.

Dalam peristiwa tersebut, 7 penumpang masing masing bernama Syafrin(60), Yesi Novita (40), M. Alvin (19), Intan Okti Syafputri (23), Rasid Akbar (18), Putri Hidayah Alizahra (11), dan Khairanisa Putri (9), mengalami luka luka dan di larikan ke RSUD Adnan Wd Payakumbuh.

Sementara satu nama Putri Najwa (8), tewas di lokasi kejadian. Adapun dua orang lagi masing masing, seorang nenek nenek berusia 57 dan Deva (18) dinyatakan hilang terbawa arus Batang Agam dan belum berhasil ditemukan.

Semetara itu di lokasi kejadian, menurut Koordinator Basarnas Kabupaten Limapuluh Kota, Robi, menjelaskan jika, sampai pukul 23.00 WIB, pencarian terhadap dua korban yang hilang untuk sementara waktu dihentikan, karena situasi dan kondisi yang gelap serta medan yang cukup terjal sangat berbahaya untuk terus dilakukan upaya pencarian.

Rencananya pihaknya dengan di bantu BPBD Bukitinggi, BPBD, Limapuluh Kota, Polisi/TNI serta masyarakat akan melanjutkan pencarian pada Senin (10/6) pagi, tuturnya mengatakan.

Sementara itu kondisi di sepanjang jalan lintas Bukitinggi Payakumbuh macet total hingga pukul 02.00 WIB, Senin dini hari. Hal itu terjadi karena pihak Tim Sar dengan dibantu tim Adventure Melakukan upaya evakuasi terhadap bangkai kendaraan yang jatuh tersebut.

Tak kurang aparat dari Kepolisian baik dari Polres Payakumbuh dan Polres Bukitinggi ikut mengamankan jalannya upaya pencarian korban dan evakuasi kendaraan serta pengaturan kondisi jalan raya yang masih dipadati oleh para pemudik yang hendak kembali pulang ke alamatnya masing masing. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here