Jika Buya Gusrizal Gazahar Mengritik Para Pemimpin Daerah Sumbar, Salahnya Dimana?

Kritikan Buya Gusrizal Gazahar

SUMBARTIME.COM-Sentilan keras tulisan Buya Kharismatik yang menjadi panutan warga Minangkabau, Gusrizal Gazahar melalui akun Facebooknya pada Selasa (18/09) terkait atas dugaan beberapa kepala daerah di Sumbar yang baru saja mendeklerasikan dukungan terhadap Jokowi.

Dalam tulisannya, Buya yang juga merupakan Ketua MUI Sumatra Barat ini mengritik keras Kepala daerah yang secara terang terangan mendukung salah satu calon Presiden dengan melupakan tugasnya sebagai pelayan dan memberi kemaslahatan kepada rakyat.

Iklan

Bagi Buya Gusrizal Gazahar, menyampaikan kritikan dan sentilan ini hanya sebatas mengingatkan. Sebab baginya pemimpin itu adalah pelayan masyarakat dan bukan pelayan atasan, tuturnya. Dirinya mengimbau agar para kepala daerah di Sumbar jangan memanfaatkan jabatan mereka untuk menghianati amanah rakyat.

Berikut kami unggah isi tulisan buya Gusrizar Gazahar yang di tulis melalui akun facebooknya..

“Bila Wasit ikut main, peluit bisa masuk saku

Kedudukan bukanlah tujuan, tapi Wasilha untuk berbuat kemaslahatan! Saya mengimbau para Pemimpin Publik di Sumatra Barat agar melihat kursi yang di dudukinya! Itu milik rakyat dan umat! Bukan milik kelompok apalagi milik Partai!

Bila tuan-tuan telah mendudukinya, Janganlah pernah melupakannya! Jadilah pelayan mereka bukan pelayan atasan!

 Dalam menjalani ujian berat Demokrasi saat ini ( Pilpres & Pileg) yang tuan-tuan pilih, tuan -tuan adalah tempat rakyat dan umat mengadu dari berbagai latar nbelakang politik yang ada.

Bila tuan -tuan terlibat dukung mendukung memakai jabatan yang diamanahkan, tuan-tuan telah menghianati titipan rakyat dan umat di ranah ini !!!

 Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa

Ketua Umum MUI Sumatra Barat.

Tentu saja tulisan Ulama Kharusmatik panutan umat Ranah Minang ini yang diunggah di sosmed menjadi viral dan dibagikan hingga 806 kali oleh warga. Berbagai tanggapan serta komentar baik melalai sosmed maupun dunia nyata terkait sentilan buya Gusrizar menjadi tema diskusi yang menarik bagi masyarakat.

Dalam satu diskusi politik di salah satu warung kopi Kota Payakumbuh,pada Selasa (18/09) malam, cuitan Ketua umum MUI Sumbar ini menjadi tema hangat yang menarik. Mayoritas masrakat baik di sosmed maupun dunia nyata memberikan dukungan terhadap tulisan Buya Gusrizal.

Namun, ada juga beberapa warga menyayangkan tulisan buya yang dianggap terlampau masuk pada urusan politik praktis, ujar mereka.

Bagi warga yang kontra mereka menganggap jika cuitan Buya, dianggap ulama kharismatik ini terlampau jauh mencampuri urusan politik. Bagi mereka seharusnya buya sebagai panutan umat seharusnya fokus terhadap persoalan kemaslahatan umat khususnya bidang ibadah.

Sementara bagi warga yang mendukung, mereka mengganggap jika ulama melakukan kritikan kepada para pemimpin salahnya dimana?. Sebab antara politik dan agama tidak bisa dipisahkan, tutur para pendukung buya Gusrizal. (aa)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here