Inilah Foto-foto Situasi Bencana Longsor di Jalur Sumbar-Riau

Limapuluhkota, sumbartime.com—Bencana alam kembali melanda banyak titik kawasan di Kabupaten Limapuluh Kota. Hampir 40 titik longsor menerjang jalur Sumbar-Riau. Tujuh mobil serta 4 pengendara dilaporkan tewas, tertimbun. Sedangkan banjir terparah menggenangi Nagari Pangkalan. Seperti apa banjir dan kondisi longsor di akses Sumbar-Riau, tepatnya di Nagari Kotoalam?

Berikut dokumentasi foto-fotonya:

Iklan

1.Longsor tebing menimbun badan jalan dan merusak rumah warga di Nagari Kotoalam. Tiang dan kabel listrik tertimpa pohon tumbang.

 

2.Tanah tebing yang terban menimbun hampir seluruh badan jalan di Kotoalam. Akses pengendara dari Kotoalam-Manggilang terputus.

 

3.Beberapa pengendara sedang menyakiskan perbaikan jalan di Kotoalam dalam kondisi hujan lebat.

 

4.Bibir jalan nyaris terban akibat terkikis air hujan di kilometer 18 nagari Kotoalam. Kapolres 50 Kota, AKBP Bagus Suropratomo Oktoberianto bersama Wabup 50 Kota, Ferizal Ridwan, memasangi tanda guna mencegah jatuhnya korban.

5.Kapolres 50 Kota, AKBP Bagus Suropratomo bersama Wabup 50 Kota Ferizal Ridwan, tinjau evakuasi dan perbaikan jalan pascalongsor di Kotoalam (jalur Sumbar-Riau)

6.Sebuah pohon tumbang menimpa kabel listrik di Kilometer 18 jalan Sumbar-Riau tepatnya di Nagari Kotoalam. Akses pengendara terputus.

7. Warga dan aparat membersihkan sisa material dan pohon tumbang akibat hujan deras di Nagari Kotoalam.

8.Masjid Raya di Nagari Pangkalan terendam banjir hingga mencapai ketinggian 2 meter.

9.Tim Tagana dan SAR Gabungan tengah mengevakuasi pengendara yang terjebak longsor di kilometer 20 Nagari Kotoalam.

10.Razab (54) salah seorang korban longsor, warga Kota Pariaman usai dievakuasi. Adapun anaknya lelakinya, bernama Roni (25) yang juga terkena longsor di kawasan Kotoalam, hingga Jumat (3/3) malam, belum ditemukan.

11.Anggota Satbrimob Polda Sumbar ikut membantu proses evakuasi bencana longsor di Kotoalam. (ARY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here