Hanya Persoalan Duit, Seorang Anak di Padang Panjang Tega Pukuli Ibu Kandung Hingga Pingsan

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Ada idiom sosial yang berlaku di tengah keluarga jika seorang ibu lebih sakit dibentak anaknya dari pada melahirkannya.

Tapi di Kota Padang Panjang, seorang pelajar berinisial FR (17) tega memukuli ibu kandungnya inisial N hingga pingsan. Kejadian itu terjadi di depan sebuah sekolah SMK, Kamis (23/7).

Iklan

Kasus berawal saat pelajar tersebut memperoleh beasiswa dari sekolahnya senilai Rp 1 Juta. Bersama ibunya sang pelajar tersebut menjemput ke sekolah uang beasiswa tersebut.

Setelah membayar uang keperluan pendidikan sisa uang dari beassiswa tersebut berlebih Rp 200 ribu. Oleh pelajar dia meminta kelebihan uang sisa tersebut kepada ibunya. Namun ketika itu, si ibu menolak memberikn kelebihan sisa uang itu kepada anaknya dengan alasan biar dirinya yang menyimpan.

Namun si anak tetap ngotot meminta kelebihan uang tersebut sehingga terjadilah tarik menarik memperebutkan sisa duit beasiswa tersebut. Saat terjadi tarik menarik itulah petaka muncul. Dengan sekuat tenaga, pelajar tersebut memukul dan mendorong ibunya sehingga menyebabkan si ibu terjatuh ke tanah dan pingsan.

Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut, sempat terpancing emosi dan hampir saja pelajar SMK itu menjadi bulan bulanan massa. Warga marah ada anak durhaka yang tega memukuli ibu kandungnya hingga pingsan hanya karena persoalan duit, papar warga di lokasi.

Beruntung ada tokoh masyarakat sekitar yang bisa meredam emosi warga dan membawa anak serta ibunya tersebut ke Mapolsek Padang Panjang untuk diamankan.

Terpisah, Kapolres Padang Panjang, AKBP Apri Wibowo membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus itu sudah ditangani oleh Polsek Padang Panjang. Namun timpalnya lagi, persoalan itu tidak diteruskan karena sang ibu sudah memaafkan anaknya dan demi masa depan anaknya dirinya tidak ingin melihat anaknya masuk penjara, tutup Kapolres menerangkan. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here