Arosuka.sumbartime – Lomba Muslimah Fashion Show Festival (MUFA) menginspirasi para pelaku usaha fashion untuk berinovasi membuat produk yang lebih kreatif, dan berkualitas.Berbagai terobosan baru akan diciptakan agar lebih diminati terutama yang sedang Hits saat ini.
Festival MUFA merupakan kemasan yang dihelat oleh pemerintah kabupaten Solok dalam rangka memeriahkan Hari Ibu tahun 2022. Puluhan modeling tampil memperkenalkan pakaian muslimah bercorakan batik yang merupakan produksi UMKM kabupaten Solok.
Ketua DWP kabupaten Solok, Tezzi Medison selaku ketua pelaksana kegiatan dalam laporannya mengatakan, kegiatan bertemakan ” Melalui Peragaan Busana Muslim Kita akembangkan Potensi UMKM Lokal Kabupaten Solok “.
Diharapkannya kegiatan itu menjadi inspirasi masyarakat yang bergerak dibidang fashion untuk memunculkan produk produk batik yang memiliki daya saing ditingkat nasional hingga internasional.
Festival MUFA dibuka oleh Bupati Solok, dalam hal itu diwakili oleh sekretaris daerah, Medison, turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Emiko Epyardi Asda, Asisten I, Syahrial, Staf Ahli, Mulyadi Marcos, Kepala BUMN dan BUMD, serta ketua Organisasi Wanita se-kabupaten Solok.
Dalam sambutannya Medison menyampaikan permohonan maaf Bupati Solok yang berhalangan hadir membuka kegiatan tersebut, dikatakannya, kegiatan yang digagas oleh TP-PKK dan Dharmawanita itu, akan menjadi kunci untuk membuka gerbang peningkatan ekonomi melalui UMKM dibidang fashion.
” Ini kegiatan yang layak diapresiasi, dan akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian melalui UMKM dibidang fashion ” kata Sekretaris daerah didepan Paran tamu dan undangan yang ada, Rabu, 21 Desember 2022, di Gedung Solok Nan Indah, Arosuka kabupaten Solok.
Sesuai arahan Bupati, tambah Medison, pada tahun 2023, Batik Produk UMKM kabupaten Solok akan dipopulerkan oleh seluruh pejabat yang ada, dan akan dijadikan pakain kerja. Hal itu bertujuan untuk mendukung perkembangan dan peningkatan produktifitas UMKM didaerah setempat.
Pada kesempatan sebelumnya, ketua TP-PKK kabupaten Solok mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud dari kepedulian wanita kabupaten Solok dalam mendukung program pemerintah untuk memajukan UMKM dan Ekonomi Kreatif dengan sasaran peningkatan perekonomian pasca Disrupsi pandemi Covid-19.
Menurut Emiko, festival MUFA adalah wadah untuk mempromosikan fashion lokal yang tak kalah kualitasnya dengan produk lainnya. Emiko meyakini, Produk Batik kabupaten Solok juga memiliki sumber bahan yang berkualitas dan memiliki nilai jual.
” Konsumen akan diuntungkan oleh produk lokal, selain memiliki kualitas yang sama dengan produk lainnya, harganya pun akan terjangkau karena relatif murah ” tutup ketua TP -PKK Kabupaten Solok.** Gia




















