Dukung Capres Jokowi, Walinagari Se Dharmasraya Lakukan Blunder, Ade Rosiade : Bawaslu Usut Tuntas

Walinagari Se Dharmasraya dukung Jokowi dua Priode

SUMBARTIME.COM-Mayoritas Walinagari se Kabupaten Dharmasraya yang tergabung dalam Asosiasi Wali Nagari Kabupaten Dharmasraya (Aswana Dharma) mendeklerasikan diri sebagai Pendukung Capres  Jokowi- Maruh Amin, Kamis (27/09).

Acara yang digelar di Kantor Wali Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung tersebut dihadiri oleh 40 dari 52 dari jumlah seluruh Walinagari yang ada di Dharmasraya itu menyatakan diri akan mendukung kembali Jokowi untuk 2 priode.

Iklan

Wali Nagari Sungai Dareh Henrianto sebagai inisiator deklerasi, dalam gelar jumpa persnya kepada awak media menyebutkan “apa yang telah presiden lakukan untuk perkembangan pembangunan di Kabupaten Dharmasraya sangat dirasakan masyarakat baik dari program pusat berupa pembangunan infrastruktur maupun melalui pembangunan dana desa”, ujarnya.

Mudah mudahan dengan doa kita bersama Jokowi kembali lagi terpilih bersama Maruh Amin, paparnya.

Sementara itu, terkait dukungan para Walinagari itu, politisi Gerindra Ade Rosiade mengatakan jika para walinagari yang mengadakan deklerasi tersebut melakukan blunder, ujarnya. Lebih jauh, politisi itu mengungkapkan, jika deklerasi yang dilakukan oleh para walinagari itu jelas jelas melanggar aturan main.

Dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) hal itu telah diatur. Terutama pada Pasal 282 menyatakan, pejabat negara, pejabat struktural, dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri, serta kepala desa dilarang membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan peserta Pemilu dalam masa kampanye, jelas Ade.

Adapun sanksi yang akan diterima oleh mereka, sesuai dengan pasal 490.menyebutkan Setiap kepala desa atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon, bisa dipidana paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

“Dan ini tidak main main. Kalau aturan benar benar ditegakan tanpa pandang bulu, maka siap siap mereka berurusan dengan hukum,” ungkap politisi Gerindra itu.

Untuk itu dirinya meminta agar Bawaslu Dharmasraya segera mengusut tuntas pelanggaran yang sangat jelas dan transparan tersebut, tutupnya mengatakan kepada awak media. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here