Usai Menyantap Asupan Gizi Yang Disediakan Sekolah Puluhan Murid Dan Guru SD 40 Payakumbuh Keracunan

Salah seorang siswa yang keracunan sedang dirawat

SUMBARTIME.COM-Setelah menyantap asupan gizi dari pihak sekolah, sedikitnya 35 orang murid dan siswa SD Negri 40 Tanjung Gadang, Kota Payakumbuh, harus dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Adnan WD, Jumat (28/09).

Puluhan siswa dan guru tersebut dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami keracunan yang diduga dari Sup Jamur tiram yang disediakan sekolah sehari sebelumnya.

Iklan

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, Kamis (27/09) pagi SD Negri 40 Kelurahan Tanjung Gadang,menyediakan santapan pagi berupa Sup Jamur Tiram. Asupan gizi yang berasal dari Program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS)  Pemko Payakumbuh itu, diberikan Keseluruh siswa dan guru.

Sup jamur tiram yang terdiri dari telur puyuh, jamur, dan kentang itu diberikan oleh pihak sekolah kepada peserta didik sekira pukul 10.00 WIB. Namun usai menyantap hidangan asupan gizi tersebut, beberapa siswa mengalami pusing, mual dan muntah. Dan pad Kamis 27 September 2018 itu, ada yang dilarikan ke Puskesmas Ibuh untuk mendapati perawatan.

Pada Jumat keesokan harinya korban yang diduga keracunan akibat menyantap sop jamur tiram bertambah, tidak hanya siswa, beberapa gurupun juga ikut mengalami gejala yang sama dan juga dilarikan ke RSUD Adnan WD.

Sementara itu, salah seorang orang tua murid saat mendampingi anaknya di rawat di Puskesmas Ibuh, menuturkan saat ini kondisi anaknya mengalami pans yang tinggi dan bocor bocor. Dirinya mengatakan jala itu dirasakan oleh anaknya saat usai menyantap makanan yang disediakan pihak sekolah.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat dihubungi awak media membenarkan jika 35 orang siswa dan murid itu diduga keracunan usai menyantap sop jamur tiram yang disediakan pihak sekolah, ujarnya.

Namun saat ini menurutnya lagi kondisi para korban keracunan sudah mulai membaik setelah ditangani secara medis baik yang di puskesmas maupun yang di RSUD, pungkasnya mengatakan. (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here