Inilah Jeritan Hati Seorang Istri Yang Suaminya Direbut Wanita Lain

Suami dan selingkuhannya

SUMBARTIME.COM-Inilah jeritan hati seorang ibu rumah tangga ( IRT) Efni Wati (52), warga Kelurahan Bulu Kasap, Kota Dumai Riau. IRT ini melalui suratnya yang masuk ke dapur redaksi Sumbartime.com, Kamis (27/09) malam, menceritakan kisah pahit hidupnya menjadi korban pelakor.

Efni Wati wanita asal Sumatra Barat itu, saat ini berdomisili di Kota Dumai. Dirinya bersuamikan seorang PNS berinisial Awd (53) pegawai di Dinas Perhubungan  Kota Dumai. Efni telah memiliki seorang anak pria yang sudah beranjak dewasa.

Iklan

Beberapa tahun usia pernikahan mereka, berjalan normal layaknya seperti rumah tangga lainnya. Bersama suami dan anaknya, dirinya hidup walaupun sederhana namun vcukup bahagia, ujar curhat Efni.

Namun sekitar tahun 2015 silam, petaka mulai datang menghantui rumah tangganya. Suaminya yang merupakan seorang PNS kepincut wanita idaman lain. Sejak itulah sikap suaminya Awd berubah total kepada dirinya maupun kepada anaknya.

Melihat perubahan sikap suaminya tersebut, Efni Wati merasa curiga dan mulai mencari penyebab dari semua itu. Puncaknya Jumat 4 September 2015 silam, Efni menangkap basah suaminya sedang berdua duaan dengan seorang wanita muda di dalam satu rumah di kawasan Jalan Swadaya, Rt 06, Kelurahan Bukit Batrem, Dumai.

Wanita muda yang kemudian diketahui berinisial ES (35) merupakan istri siri dari suaminya Awd. Dari informasi yang didapatkan Efni, mereka menikah di bawah tangan (Siri) secara diam diam.

Kontan saja mendapatkan suaminya ketahuan selingkuh dengan wanita lain, membuat emosi Efni tidak tertahankan sehingga hari itu terjadi ribut besar diantara mereka bertiga. Ribut besar yang tak bisa dihindarkan tersebut mengundang tetangga sekitar untuk melerainya, tutur Efni. Bahkan menurutnya lagi Ketua RT serta tokoh masyarakat setempat pun terpaksa campur tangan untuk mendamaikan mereka.

Saat itu, sang suami sesuai hasil musyawarah dengan pemuka masyarakat setempat berjanji akan melepaskan ES istri mudanya tersebut, dan kembali rujuk bersama Efni dan anaknya. Adapun salah satu alasan suaminya rujuk dan melepaskan istri mudanya itu karena suaminya tersebut merupakan seorang PNS yang sangat beresiko jika memiliki istri lebih dari satu.

Namun seiring perjalanan waktu, ternyata perjanjian suaminya untuk melepaskan wanita selingkuhannya yang tertulis di atas matrai dan saksikan oleh beberapa tokoh warga, hanyalah modus belaka. Diduga Awd saat itu hanya ingin mencari aman dari segala sanksi yang berlaku.

Faktanya diam diam, mereka tetap berhubungan, sehingga sampai memiliki anak. Dan sampai hari ini mereka secara terang terangan hidup serumah dan mulai melupakan tanggung jawabnya terhadap istri pertama dan anaknya, aku Efni sedih.

Bahkan suaminya mulai jarang menafkahi dirinya serta anaknya. Beruntung anak lelakinya rela mati matian mencari kerja serabutan demi menghidupi mereka berdua di Kota Dumai. Namun sabar ada batasnya, tak tahan anak Efni melihat dirinya selalu bersedih dan menderita, nekad mencari suaminya yang juga ayah kandung dari anaknya tersebut.

Namun disitulah petaka datang menghadang, papar Efni. Disaat  anaknya mencoba menemuai ayah kandungnya, namun sempat dihalangi oleh selingkuhan ayahnya sehingga terjadi pertengkaran antara anaknya dengan wanita perebut suaminya tersebut.

Anaknya yang masih muda dan dalam kondisi labil tak tahan menahan emosi dan penderitaan akibat ulah ayah kandungnya, melampiaskan amarahnya dengan memukul ES selingkuhan ayahnya.

Berangkat dari kejadian itulah cobaan semakin berat dirasakan oleh Efni. Anaknya yang sempat memukul selingkuhan suaminya dilaporkan ke polisi oleh pelakor itu sendiri, ungkap Efni. Bahkan pada hari Jumat 28 September 2018 ini, dikabarkan pihak kepolisian akan memanggil anaknya untuk diperiksa, ujar Efni sambil terisak sedih.

Untuk itu Efni berharap curahan isi hatinya dengan segala derita yang iya rasakan sebagai seorang istri sekaligus seorang ibu yang di tulis di media ini bisa baca oleh suaminya. Erni berharap suaminya sadar dan bisa menyelamatkan anak kandungnya sendiri yang saat ini terancam pidana. Padahal anaknya tersebut saat ini merupakan tulang punggung untuk menghidupi dirinya saat ini, tutupnya mengatakan. (tim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here