Ditodong Dengan Senjata Api, Pemuda ini Laporkan Seorang Warga ke Polres Payakumbuh

Berkas laporan korban ke Polres Payakumbuh

SUMBARTIME.COM-Sempat nyawanya terancam dan ditodong dengan senjata api, seorang pemuda bernama Lindung Ratama (25) warga Perum Mutiara Pantura, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, melapor ke polisi.

Menurut Lindung, dirinya melaporkan perbuatan dugaan melanggar hukum terhadap seorang pria berinisial Kd, warga Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota ke Polres Payakumbuh dengan nomor laporan : LP/K/88/III/2019 / Res, pada Jumat 8 Maret 2019 kemaren.

Iklan

Korban melaporkan Kd atas perbuatan pengancaman yang diduga dengan menggunakan senjata api pada Sabtu 2 Maret 2019 silam, dengan tempat kejadian perkara di Kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Payakumbuh.

Adapun kronologi kejadian menurut korban, pada Sabtu (2/3) malam sekira pukul 21.30 WIB, mobil yang dia kendarai dihadang oleh mobil pelaku di kawasan Jalan Soekarno Hatta, tepatnya depan Toko pakaian Great ALL Store.

Saat itu terlapor dengan penuh emosi keluar dari mobilnya dan mendatangi korban. Tanpa banyak bicara terlapor mengeluarkan sebuah senjata api jenis revolver dan langsung ditodongkan ke kepala korban. Saat itu korban sempat bertanya kepada terlapaor ada apa, namun dengan membentak korban, terlapor mengaku sebagai polisi.

Karena ketakutan saat senjata api terkokang dan ditodongkan ke kepalanya, korban ketakutan. Apalagi saat itu terlapor mengaku sebagai aparat kepolisian, sehingga korban mengalah dan pergi dari lokasi kejadian.

Namun ternyata ke esokan harinya, usut punya usut, korban mengetahui jika terlapor yang sempat menodongkan senjata api ke kepalanya bukanlah polisi benaran. Merasa kecolongan korban dengan diantar oleh orang tuanya beberapa hari kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Payakumbuh.

Menurut korban, dirinya hanya minta kasus ini bisa di usut secara tuntas menurut hukum yang berlaku. Persoalan seorang warga sipil bebas membawa senjata api adalah perbuatan yang diduga sebagai tindakan kriminal yang dapat mengancam nyawa seseorang, pungkasnya mengatakan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Payakumbuh, AKP Ilham Indarmawan saat dihubungi, Senin (15/40 sore mengatakan jika kasus ini masih dalam proses pemeriksaan. Dirinya mengatakan selesai Pemilu kasus ini akan dituntaskan, tuturnya ke awak media. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here