Delapan Orang Pelajar Terjebak Arus Sungai Ngarai Sianok, Setelah Mencari Bunga Raflesia

Proses evakuasi korban terjebak arus sungai Ngarai Sianok

SUMBARTIME.COM,-Tim penyelamat dari BPBD, Tagana, PMI dan Satpol-PP Kota Bukittinggi berhasil melakukan evakuasi terhadap delapan warga yang terperangkap arus sungai di Ngarai Sianok.

Delapan warga yang berstatus pelajar itu dievakuasi sekitar pukul 02.00 WIB minggu dinihari (9/2) karena terjebak arus Sungai Patamuan yang deras ketika seluruh korban hendak pulang setelah berusaha mencari bunga Raflesia di sekitar Ngarai Sianok.

Iklan

“Mereka awalnya pergi mandi-mandi bersama rombongan yang berjumlah 21 orang dan berangkat pagi, namun setelah 13 orang kembali pulang, delapan anak ini masih ingin mencari Raflesia hingga akhirnya terjebak arus sungai,” kata Kepala BPBD Bukittinggi Ibentaro Samudera di Bukittinggi, Minggu.

Baca Juga : DUA KARUNG GANJA KERING SIAP EDAR BERHASIL DIAMANKAN SATRESNARKOBA POLRES PASAMAN BARAT

Para korban yang berasal dari Kelurahan Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan itu tidak dapat kembali pulang dan menghubungi rekannya yang sudah sampai di rumah.

“Awalnya masyarakat sekitar yang mengetahui informasi ini pertama kali segera berupaya menyelamatkan korban tapi karena terkendala cuaca dan jalan terjal hingga menghubungi tim penyelamat,” kata Ibentaro.

Tim gabungan berhasil menemukan korban di sungai Patamuan Ngarai Sianok Panorama Baru dan langsung dievakuasi melalui taman wisata Kebun Salak, Ngarai Lumpuah Panorama Baru.

Baca Juga : PASAR IBUH MEMBARA, NYARIS BELASAN PETAK TOKO DAN KIOS JADI ABU AKIBAT AMUKAN SIJAGO MERAH

“Jalan menuju lokasi mereka terperangkap licin dan terjal, butuh waktu dan peralatan yang cukup untuk sampai ke lokasi dan membawa korban ke lokasi aman,” kata Ibentaro.

Selain tim gabungan penyelamat, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar juga tampak dalam proses evakuasi korban.

“Beberapa korban dengan usia dibawah umur harus ditandu oleh tim karena fisiknya mulai lemah dan kedinginan, Pak Wali turut hadir memberikan membantu proses evakuasi, beruntung mereka semua terselamatkan,” kata dia.

Diketahui, delapan anak yang sempat terjebak dan berhasil diselamatkan bernama Zaki (15), Gani (15), Abdul (20), Fajar (20), Agung (16), Raja (14), Pajri (14) dan Rahit (16).

( Alex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here