Cie Ciee,, H Wan Pindah ke Lain Hati ( Kembali Si anak Hilang)

Sumbartime-Beredar di WhatsApp Ketua DPC Gerindra Kota Payakumbuh, H Nusirrwan yang akrab di panggil H. Wan, hadir dalam acara kegiatan internal partai PAN. Tidak itu saja, akan tetapi H. Wan hadir dengan memaki atribut kebanggaan partai PAN, dengan memakai Jaket Biru berlambang PAN.

Dirinya hadir dalam sebuah kegiatan internal DPD Partai PAN Payakumbuh yang juga dihadiri oleh seluruh pengurus partai berlambang matahari terbit itu, Minggu (8/10).

Iklan

Tentu saja dengan kehadiran Ketua DPC Gerindra tersebut, menjadi pertanyaan besar, ada apa dengan H. Wan sehingga dirinya pindah kelain hati.

Beberapa waktu seberlumnya, dikabarkan isu telah terjadi gonjang ganjing di partai besutan Prabowo Subianto, yang mengabarkan bahwa internal DPC Gerindra Kota Payakumbuh bergejolak.

Sedang terjadi ‘konflik perebutan Ketua Umum DPC Gerindra’ Kota Payakumbuh, antara H. Nusirwan cs dengan Nurkholis Dt Bijo cs. Konflik itu telah terjadi sejak akhir tahun 2016 kemaren dan beberapa waktu belakangan ini semakin memanas.

Dengan hadirnya, H Nusirrwan alias H. Wan dalam kegiatan internal DPD PAN Payakumbuh itu, semakin menegaskan, jika Konflik intern Gerindra Payakumbuh nyata, dan di duga Ketua DPC Gerindra tersebut, terdepak dari tampuk kepemimpinannya?

Sementara itu, ketika kehadiran H. Wan dalam kegiatan internal DPD PAN Payakumbuh di konfirmasi serta klarifikasi kepada pengurus partai PAN, Bambang Safari, Barisan Muda PAN, membenarkan bahwa kehadiran H. Wan dalam kegiatan internal partainya, adalah sebagi bentuk ‘kembalinya si anak yang hilang’.

Bambang mengatakan, bahwa kehadiran H. Wan ke Partai PAN adalh sebagi bentuk telah kembalinya si anak yang sempat hilang ke rumahnya lagi, ungkapnya singkat.

Terpisah ketika awak media mencoba menghubungi H. Wan melalui sambungan telepon seluler ke no 08126395XXXX, sampai berita ini diturunkan belum mendapatkan tanggapan.

Adapun menurut istilah pameo politik dan sangat populer dikalangan para politisi mengatakan, ” Tidak ada kawan dan lawan yang abadi dalam politik. Yang abadi hanyalah kepentingan,”. (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here