Bukan Pernikahan Biasa, Penjara Tak Mampu Memisahkan Cinta Dua Anak Manusia ini

Pasangan bukan pernikahan biasa di Mapolres Payakumbuh

SUMBARTIME.COM-Ternyata sel tahanan tak bisa memisahkan cinta dua anak manusia. Walau beberapa saat kedepan harus terpisah oleh ruang dan waktu, namun tak ada yang mampu memisahkan cinta mereka sekalipun yang namanya jeruji penjara.

Demikianlah kisah cinta seorang tahanan Polres Payakumbuh bernama
Brado Van Lee (22), warga asal Padang Tiakar, Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh. Senin (1/4) siang bertempat di Mesjid Nurul Ikhlas Lingkungan Mapolres Payakumbuh mempersunting gadis idamannya Yesi Novita Sari (18).

Iklan
Loading...

Terlihat menpelai pria dengan setelan jas dan baju kebaya penganten wanita sama sama berwarna putih, membuat mereka tampak gagah dan aggun saat melakukan prosesi ijab kabul.

Walau bukan pernikahan biasa dan hanya dihadiri oleh penghulu, saksi, kedua keluarga pengantin serta aparat polisi, namun proses ijab kabul berjalan dengan lancar dan sukses.

Usai ijab kabul sang pengantin pria yang kini berstatus tersangka penggelapan motor memanjatkan doa puji syukur atas telah syahnya dirinya menjadi seorang suami. Ada rasa harus menyelimuti wajah Brado, usai bersalaman dengan berat hati dirinya harus kembali melangkah memasuki ruang tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara sang pengantin wanita Yesi dengan mata sabak hanya bisa memandang langkah gontai sang suami yang baru saja menikahinya dengan perasaan campur aduk.

Tak ada kisah bulan madu, tak ada kisah malam penganten yang terjadi diantara mereka seperti para kebanyakan pasangan yang baru saja usai melangsungkan pernikahan mereka. Namun Cinta tlah terpatri di hati mereka, dan mempelai wanita pun berjanji akan sabar menunggu kepulangan sang suami tercinta.

Sementara itu, seperti diketahui, Pengantin pria Brandon Van Lee, kurang lebih dua minggu telah menghuni sel penjara Polres Payakumbuh. Menurut Kapolres Payakumbuh AKBP Endrasetiawan Setyawibowo melalui Kasatreskrim AKP Ilham Idrawarman, Brandon Van Lee adalah tersangka kasus penggelapan motor. Dirinya ditangkap sejak tanggal 16 April 2019 kemaren.

Namun urusan syariat agama, polisi tidak berhak menghalanginya. Justru polisi memberikan fasilitas pernikahan bagai mereka yang konon acara tersebut sudah lama direncanakan sebelum kasus yang menimpa tersangka paparnya mengatakan, kepada awak media. (aa)

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here