Bosan Di PHP, Warga Kubang Balambak : “Pejabat, Matamu!!”

Ratusan warga Kubang Balambak datangi DPRD Limapuluh Kota

SUMBARTIME.COM-Bosan di PHP terus, ratusan warga Jorong Kubang Balambak, Nagari Koto Tinggi, Kec. Mungka dengan mengendari belasan mobil pick up dan motor seruduk Kantor Bupati Limapuluh Kota dan DPRD, Senin (24/09) pagi.

Kedatangan ratusan warga tersebut menurut koordinator aksi Surya Candra, mereka menagih dan menuntut janji Pemkab dan DPRD untuk merealisasikan pembangunan jalan lebih kurang 3 km an di Jorong Kubang Balambak.

Iklan

Warga sudah tak bisa lagi untuk bersabar, dengan segala janji yang pernah terucap dari kedua lembaga itu (DPRD dan Pemkab), ujarnya.

Sementara itu, dari informasi lapangan, saat aksi demo yang dilakukan oleh ratusan warga tersebut, selain berorasi mereka juga membentangkan spanduk serta baliho yang isinya menagih janji janji para pemilik kekuasaan di Limapuluh Kota.

Warga mengaku mereka sudah bosan selalu diberi angin sorga yang menina bobokan mereka, ujar Wardi salah seorang peserta aksi mengatakan. Menurutnya sejak beberapa tahun yang lalu baik Pemkab maupun DPRD selalu mengatakan akan segera memperbaiki jalan Kubang Balambak yang belum tersentuh aspal.

“Dana serta anggarannya sudah tersedia, 1 Milyar rupiah telah disediakan. Tinggal menunggu waktu yang tepat” begitu selalu kata manis yang diucapkan oleh para pejabat baik eksekutif maupun legeslatif kepada kami, imbuhnya lagi.

Namun menurutnya lagi, faktanya janji tinggal janji dan tahun anggaran 2108 pun telah berlalu, sementara kami masih berkubang lumbur jika musim hujan tiba, pungkasnya kesal.

Dia bersama ratusan warga meminta agar DPRD dan Pemkab menggunakan mata mereka untuk melihat kondisi yang sebenarnya di Jorong Kubang Balambak. Bagaimana sulitnya warga yang tinggal di lokasi terutama jika musim hujan.

” Mata mu !!, pergunakanlah melihat kondisi yang ada di Jorong kami, wahai pejabat daerah. Jangan cuman hanya pandai mengajukan pokir saja,” ujar warga saat berunjuk rasa di DPRD Limapuluh Kota.

Sementara, salah seorang emak emak peserta aksi demo kepada awak media mengatakan jika dia dan warga lainnya heran melihat cara berfikir Pemkab serta DPRD. 73 Tahun Indonesia merdeka, namun Kubang Balambak yang hanya berjarak lebih kurang 12 Km dari Pusat pemerintahan Kabupaten, jalannya belum tersentuh aspal sampai hari ini, ujarnya.

Menurut mereka, sampai hari ini jalan yang ada menuju Jorong Kubang Balambak, masih jalan tanah dan belum tersentuh aspal. Jika musim hujan tiba, maka di sepanjang jalan akan berubah menjadi kubangan lumpur. Ratusan warga yang tinggal dikawasan tersebut meminta DPRD dan Pemkab menepati janji, dan bukan hanya bisa mengumbar janji. (tim)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here