Berdalih Untuk Memenuhi Kebutuhan Lebaran, Seorang Karyawan SPBE Payakumbuh Nekad Curi 800 Kg Valve Tabung Gas

Karyawan SPBE tertangkap tangan lakukan pencurian

SUMBARTIME.COM-Terdesak untuk memenuhi kebutuhan lebaran ank istrinya, seorang karyawan Stasiun Pengisian Bahanbakar Elpiji (SPBE) Payakumbuh di kawasan Jalan lingkar utara Payakumbuh Barat, nekat mencuri ratusan Kilogram Valve (Kepala) tabung gas di tempat kerjanya.

Namun aksi pertualangan pria beranak dua inisial DW (24) harus berakhir di dalam bui, usai kedapatan dan kepergok pihak sekeruti SPBE pada beberapa hari yang lalu. Pelaku berhasil ditangkap pihak sekuriti dan warga serta diserahkan ke Polsekta Payakumbuh.

Iklan

Kronologis kejadian bermula saat itu pihak sekuriti bernama Ezi curiga melihat sesosok bayangan mengendap endap masuk ke dalam bengkel SPBE.

Dengan mengajak temannya, Ezi mencoba mendekati bengkel bermaksud untuk menciduk sesosok yang mencurigakan tersebut. Namun sesosok bayangan yang kemudian diketahui DW tersebut merasa aksinya diketahui oleh Sekuriti SPBE, langsung kabur melarikan diri.

Namun, Ezi sang Sekuriti tak ingin buruannya lepas, bersama temannya langsung mengejar pelaku. Aksi kejar kejaran tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar sehingga warga pun ikut ikutan melakukan pengejaran.

Tak lama kemudian pelaku ditemukan pihak sekuriti dan warga sembunyi di sebuah rumah kosong tak jauh dari lokasi pencurian. Tanpa melakukan perlawanan pelaku akhirnya menyerah dan mengakui jika dirinya berniat ingin mencuri Valve tabung gas di dalam bengkel SPBE Payakumbuh, kawasan Jalan Lingkar Utara, Payakumbuh Barat.

Terpisah, Kapolsekta Payakumbuh, Kompol Rusirrwan, Selasa (5/05) malam, membenarkan peristiwa penangkapan seorang karyawan SPBE yang tertangkap tangan melakukan pencurian di tempat kerjanya.

Menurut Rusirrwan, dalam pemeriksaan, pelaku mengakui segala perbuatannya. Bahkan tersangka mulai melancarkan pencurian Valve Tabung gas yang berisi kuningan Besi, sejak Desember 2017 silam. Tak kurang sebanyak 800 Kg valve telah berhasil dia jual kepada penadah dengan harga satuan perkilo Rp 32 Ribu. Adapun alasan tersangka melakukan pencurian berdalih untuk memenuhi kebutuhan lebaran untuk keluarganya.

Sementara itu, dari pengakuan pihak SPBE Payakumbuh, ulah aksi yang dilakukan oleh tersangka DW, pihak perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 200 Juta. (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here