Belajar ke Kabupaten Badung@ By: Riza Falepi

SUMBARTIME.COM-Kabupaten Badung merupakan salah satu tujuan wisata di Bali. Luasnya hanya sekitar lebih kurang 440 km2, jauh dibandingkan luas rata kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.

Bandingkan dengan Limapuluh Kota yang luasnya lebih dari 3000 km2. Kalau ukuran Limapuluh Kota tersebut, jika di Turkey sudah satu Provinsi pula, tapi di daerah kita masih berbentuk kabupaten atau kota.

Iklan

Dengan luas tersebut, Kabupaten Badung memiliki PAD lebih dari 1 Trilyun. RAPBD nya ada sekitar 6 T dan itu sangat sangat cukup untuk membangun. Pantai Kuta yg terkenal di Bali, dan beberapa objek wisata di sekitarnya seperti pantai Benoa, Tanah Lot juga bagian dari Kabupaten tersebut.

Kami beberapa hari yang lalu datang ke sana, dengan tujuan studi banding penanganan konflik sosial dan cara cara mereka menjaga kerukunan beragama di sana. Terasa sekali nuansa toleransi dan pencegahan konflik di sana ditekankan pada sisi pencegahan. Mereka sadar sekali kalau terjadi konflik akan membuat wisatanya macet dan akan berakibat pengangguran. Dengan demikian mereka tidak segan segan mengeluarkan anggaran yang besar untuk mencegah terjadinya konflik.

Kami diterima oleh wakil Bupati Badung karena Buptinya sedang sidang KUA PPAS di dprd. Kami masuk ke area kompleks perkantoran yg begitu megah dan besar. Luas tanah komplek perkantoran pemkab Klungkung sebesar 44 Ha, terasa jauh dibandingkan dengan luas kantor Payakumbuh. Bahkan dengan luas perkantoran Gubernur pun masih jauh dibandingkan pemkab klungkung. Demikian juga dengan kantor yg besar besar dan Asri. Terasa seolah olah kita masuk ke dunia lain saat itu. Saya belum menemukan padanannya selama ini di indonesia.

Dengan ramah dan terasa sekali khas orang yg berbudaya timur kami ditwrima oleh wakil bupati Badung. Kami disuguhkan makanan khas mereka seperti lopis, kue talam, jagung manis dg kelapa, ubi kelapa rebus, plus kuahnya gula jawa. Sangat enak dengan packaging yg menarik. Tidak ada roti dan kue kue yg kurang enak yg selama ini saya dapatkan di payakumbuh kalau pemda bikin acara, sangat terbiasa dengan yang murahan.

Kue mereka tidak mahal tapi tidak murahan. Di sanalah lebih kurang kami dijamu dan diskusi selama lebih kurang tiga jam, dan cukup rasanya kami dapat begitu banyak ibroh atau pelajaran dari mereka. Tidak kami ungkap semua hari ini tapi staf kami yang bagian tersebut kami tugaskan utk menidaklanjuti beberapa urusan agar lebih detail.

Menjelang pulang kami dijamu makan siang sambil Berdiskusi dengan mereka, dan diskusi tidak hanya bicara penanganan konflik sosial tapi juga masalah Pariwisata dan Kesra pada umumnya.

Satu hal kesimpulan kami rakyat Badung begitu beruntung punya pemimpin yang baik dan memperhatikan rakyatnya. Dari hasil pariwisata yang bisa memakmurkan rakyatnya dan juga PAD yang tinggi dari pariwisata telah mampu menghadirkan pelayanan kepada rakyat dengan tingkat di atas rata rata rakyat Indonesia.

Bayangkan mereka yang sakit bisa diberi tunjangan bagi keluarga penunggu pasien sebesar Rp 200 ribu per hari. Ada pula tunjangan kelahiran dan kematian.

Ada pelayanan kesehatan di luar yang ditanggung BPJS, dan ada beberapa hal yang lain. Walaupun demikian sebenarnya layanan kita di Payakumbuh juga sama dengan mereka, karena standar pelayanan kita memang dijaga sedemikian rupa untuk memenuhi kualitas pelayanan yang ada. Cuman bedanya tidak ada subsidi berlebihan seperti di Badung karena memang Payakumbuh APBD nya tidak besar.

APBD kita hanya sekitar 860M. Tapi kita bisa menjaga pembangunan akibat berhemat besar besaran, itupun kita masih bisa memberikan tunjangan cukup besar bagi oegawai kita.

Jelas PR kita selanjutnya bagaimana memperbesar PAD seperti di Badung yg lebih dari 1T. Inilah PR berat kami untuk bisa dipikirkan inisiasinya dan selanjutnya bisa dilanjutkan oleh Walikota berikutnya.

Tantangan yang tidak berat tapi perlu kita kejar. Kurangilah hal hal yang menghambat ke arah pertumbuhan tinggi berkelanjutan dan perbanyak kerja kerja nyata bukan ngomong ngomong saja.**

Penulis adalah Walikota Payakumbuh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here