• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Sumbar Bukittinggi

Museum RGnB, Kebanggaan Kota Bukittinggi jadi Sarana Edukasi Anak Usia Dini

Sumbar Time by Sumbar Time
16 Januari 2026
in Bukittinggi
A A
0
Museum RGnB, Kebanggaan Kota Bukittinggi jadi Sarana Edukasi Anak Usia Dini
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BUKITTINGGI – Di balik ramainya kicau burung dan tawa anak-anak di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), tersimpan satu ruang yang tak hanya memamerkan sejarah, tetapi juga menanamkan akar budaya sejak dini.

ADVERTISEMENT

Rumah Gadang Nan Baanjuang, museum kebanggaan Kota Bukittinggi, kini menjadi panggung edukasi budaya Minangkabau bagi generasi cilik.

ADVERTISEMENT

Edukator Rumah Gadang Nan Baanjuang, Santi Indriani, menyebut kunjungan anak-anak ke museum yang berada di kawasan kebun binatang TMSBK ini sebagai langkah cerdas dalam wisata edukasi.

“Sangat positif jika anak-anak diajak ke kebun binatang TMSBK, khususnya berkunjung ke Rumah Gadang. Karena di sini mereka akan mengenal budaya Minangkabau sejak usia dini,” ujar Santi usai memaparkan koleksi budaya dan sejarah kepada siswa/i TK Pembina Kamang Magek, Kabupaten Agam, Kamis (15/1/2026).

BacaJuga

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

2 April 2026
Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi

Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi

10 Maret 2026
Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur

Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur

1 Maret 2026

Bangunan Museum Rumah Gadang Nan Baanjuang sendiri bukan sekadar replika rumah adat. Ini adalah museum kebudayaan yang menyimpan sekitar 800 jenis peninggalan penting sejak masa prasejarah Minangkabau.

Lokasinya berada di dalam kawasan TMSBK, sementara pengelolaan bangunannya berada di bawah kewenangan Bidang Cagar Budaya Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi.

Menurut Santi, pendekatan edukasi untuk anak usia dini dilakukan dengan cara bercerita yang ringan dan mudah dipahami. Mulai dari mengenalkan bentuk gonjong atap rumah gadang, bahan ijuk sebagai penutup atap, hingga peralatan prasejarah yang dikisahkan sesuai tingkat pemahaman anak-anak.

ADVERTISEMENT

“Lebih hebat lagi jika anak usia dini dikenalkan wisata edukasi. Mereka jadi tahu dari hal sederhana, dari bentuk atap sampai bahan bangunannya. Semua kami ceritakan menyesuaikan usia mereka,” katanya.

Tak hanya informatif, suasana edukasi pun terasa hangat. Di akhir sesi, Santi menutup pertemuan dengan pantun khas Minangkabau yang mengundang senyum para guru dan siswa.

“Jalan-jalan ka Jam Gadang,
Jan lupo singgah ka Rumah Gadang.
Kami panduduak Rumah Gadang,
Siap manunggu urang rantau nan ka pulang”.

Rumah Gadang Nan Baanjuang sendiri dibangun pada tahun 1935 M. Dari ratusan koleksi yang dimiliki, koleksi tertua adalah kertas bertulis (manuskrip) berusia puluhan tahun, sementara koleksi termuda berupa mata uang kertas tahun 1977.

Seluruh koleksi menjadi saksi bahwa budaya Minangkabau lahir dari interaksi manusia dengan alam, sejalan dengan falsafah adat. “Alam Takambang Jadi Guru.”

Keindahan filosofi Minangkabau juga tercermin pada detail ukiran bangunan museum. Pada jendela digunakan ukiran Saluak Laka, pada bandul jendela terdapat ukiran Itiak Pulang Patang, serta beragam ukiran lainnya yang masing-masing memiliki makna dan nilai kehidupan tersendiri.

Melalui Rumah Gadang Nan Baanjuang, TMSBK bukan hanya tempat melihat satwa, tetapi juga ruang belajar budaya. Di sinilah anak-anak tidak sekadar berwisata, tetapi menanamkan ingatan tentang jati diri, bahwa budaya bukan untuk dihafal, melainkan untuk dikenali, dirasakan, dan diwariskan. (Aa)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Neni Anita Turun ke Kubu Ateh, Srikandi DPRD Bukittinggi Menjawab Keran yang Tak Lagi Bernyanyi

Next Post

Ke Mana Perginya Darah Setelah Jarum Dicabut? Ini Penjelasan UDD PMI Bukittinggi

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi
Bukittinggi

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

2 April 2026
Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi
Bukittinggi

Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi

10 Maret 2026
Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur
Bukittinggi

Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur

1 Maret 2026
Menuju Seabad Jam Gadang, Bukittinggi Gandeng InJourney untuk Gaung Dunia
Bukittinggi

Menuju Seabad Jam Gadang, Bukittinggi Gandeng InJourney untuk Gaung Dunia

25 Februari 2026
Zakat Fitrah Bukittinggi 1447 H: Kelas 1 Tembus Rp50 Ribu, Disepakati Lewat Muzakarah
Bukittinggi

Zakat Fitrah Bukittinggi 1447 H: Kelas 1 Tembus Rp50 Ribu, Disepakati Lewat Muzakarah

25 Februari 2026
Next Post
Ke Mana Perginya Darah Setelah Jarum Dicabut? Ini Penjelasan UDD PMI Bukittinggi

Ke Mana Perginya Darah Setelah Jarum Dicabut? Ini Penjelasan UDD PMI Bukittinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024

Depósitos protegidos e ganhos instantâneos no casino Bwin para Portugal

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

0
Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

0
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026

Berita Terbaru

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.