• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Sumbar Bukittinggi

Ke Mana Perginya Darah Setelah Jarum Dicabut? Ini Penjelasan UDD PMI Bukittinggi

Sumbar Time by Sumbar Time
19 Januari 2026
in Bukittinggi
A A
0
Ke Mana Perginya Darah Setelah Jarum Dicabut? Ini Penjelasan UDD PMI Bukittinggi
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BUKITTINGGI – Pernahkah Anda bertanya, ke mana darah pergi setelah jarum donor dilepas dari lengan? Apakah langsung mengalir ke tubuh pasien? Atau ada perjalanan panjang penuh uji dan pengawasan ketat?

ADVERTISEMENT

Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bukittinggi akhirnya membuka “tabir dapur darah” itu ke hadapan publik. Bukan lagi misteri. Bukan lagi asumsi. Semua dijelaskan gamblang.

ADVERTISEMENT

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala UDD PMI Bukittinggi, Dr. Herijon, M.Kes, saat Penyerahan Piagam Penghargaan Donor Darah Sukarela 50 dan 75 kali, sekaligus Launching Website Resmi UDD PMI Bukittinggi, di Hotel Royal Denai, Senin (19/1/2026).

“Donor darah bukan sekadar menyumbangkan setetes darah. Ada proses ketat dan berlapis untuk memastikan darah yang keluar dari tubuh pendonor benar-benar aman saat masuk ke tubuh pasien,” tegas Herijon.

BacaJuga

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

2 April 2026
Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi

Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi

10 Maret 2026
Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur

Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur

1 Maret 2026

Ia membeberkan alur yang selama ini jarang diketahui masyarakat. Dimulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan awal, pengambilan darah, hingga uji laboratorium untuk skrining HIV, Hepatitis, Malaria, Sifilis, serta penentuan golongan darah.

Namun perjalanan darah belum selesai.
Kantong darah kemudian masuk ke ruang pengolahan komponen. Di sini, darah dipisahkan menjadi sel darah merah, plasma, dan trombosit, karena setiap pasien membutuhkan komponen yang berbeda.

Setelah itu, darah disimpan di suhu khusus, dikontrol ketat, sebelum akhirnya disalurkan ke rumah sakit berdasarkan permintaan pasien. Terakhir, dilakukan crossmatch, uji pamungkas untuk memastikan kecocokan darah donor dan penerima.

“Semua proses ini memastikan darah aman, steril, dan berkualitas. Tidak ada ruang untuk kesalahan,” jelasnya.

Target 2.500, Realisasi 6.000 Kantong: Bukittinggi Lampaui Standar Nasional
Herijon menegaskan, darah adalah urat nadi layanan kesehatan. Karena itu, UDD PMI Bukittinggi berkomitmen menjaga stok tanpa kompromi.

“Secara nasional, target Bukittinggi hanya 2.500 kantong per tahun. Alhamdulillah, kita tembus 5.000 hingga 6.000 kantong per tahun,” ujarnya, disambut aplaus hadirin.

Capaian ini mengantar UDD PMI Bukittinggi meraih penghargaan nasional dari Kementerian Kesehatan RI atas pemenuhan kuota darah terbaik.

Piagam diterima oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Jakarta beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

Meluruskan Persepsi Keliru: Darah Tidak Dijual. Di hadapan publik, Herijon juga membongkar sejumlah miskonsepsi yang masih beredar di masyarakat.

Pertama, anggapan bahwa pasien harus membawa “darah pengganti”.
Kedua, asumsi bahwa darah di PMI adalah darah lama dan bisa langsung dipakai tanpa proses. Ketiga, tudingan bahwa PMI “menjual” darah.

“Itu semua persepsi keliru dan merugikan banyak pihak. UDD PMI tidak pernah menjual darah,” tegasnya lugas.

Ia menjelaskan, darah donor diberikan gratis oleh pendonor. Namun pasien dikenakan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) untuk menutup biaya operasional: uji saring penyakit, kantong darah, alat medis, penyimpanan, hingga pengolahan komponen.

Sesuai regulasi Kementerian Kesehatan RI, besarannya berkisar Rp360 ribu hingga Rp750 ribu per kantong, tergantung jenis layanan.

Era Digital: Stok Darah Kini Bisa Dipantau Online. Tak hanya membuka dapur darah, UDD PMI Bukittinggi juga melompat ke era digital. Pada acara itu, resmi diluncurkan website dan aplikasi layanan darah: pmikotabukittinggi.id

Platform ini memungkinkan masyarakat memantau stok darah, jadwal donor, hingga permintaan darah rumah sakit secara real time.

“Kami ingin layanan darah lebih cepat, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat,” tutup Herijon.

Dari Lengan Pendonor, Menuju Harapan Pasien. Di balik setiap kantong darah yang tersimpan rapi, ada denyut kepedulian pendonor, ketelitian petugas laboratorium, dan doa pasien yang menggantungkan hidup.

Perjalanan darah bukan perkara sederhana. Ia melewati saringan ketat, proses ilmiah, dan sistem profesional. Dari lengan pendonor hingga menyelamatkan nyawa, itulah misi sunyi namun vital UDD PMI Kota Bukittinggi.

Dan kini, dapur

ADVERTISEMENT
Previous Post

Museum RGnB, Kebanggaan Kota Bukittinggi jadi Sarana Edukasi Anak Usia Dini

Next Post

Alarm dari Ruang Kelas, Saat Guru PAI Diuji, Alquran Pun Menguji Kita Semua

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi
Bukittinggi

Paripurna LKPJ Walikota, Ini Kata Ketua DPRD Bukittinggi

2 April 2026
Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi
Bukittinggi

Satu Telepon Bisa Menguras Tabungan: Polisi Ungkap Modus Penipuan Digital di Bukittinggi

10 Maret 2026
Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur
Bukittinggi

Donor Darah Berkah Ramadhan, PMI Bukittinggi Tebar Bonus dan Kemanusiaan Tanpa Libur

1 Maret 2026
Menuju Seabad Jam Gadang, Bukittinggi Gandeng InJourney untuk Gaung Dunia
Bukittinggi

Menuju Seabad Jam Gadang, Bukittinggi Gandeng InJourney untuk Gaung Dunia

25 Februari 2026
Zakat Fitrah Bukittinggi 1447 H: Kelas 1 Tembus Rp50 Ribu, Disepakati Lewat Muzakarah
Bukittinggi

Zakat Fitrah Bukittinggi 1447 H: Kelas 1 Tembus Rp50 Ribu, Disepakati Lewat Muzakarah

25 Februari 2026
Next Post
Alarm dari Ruang Kelas, Saat Guru PAI Diuji, Alquran Pun Menguji Kita Semua

Alarm dari Ruang Kelas, Saat Guru PAI Diuji, Alquran Pun Menguji Kita Semua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024

Depósitos protegidos e ganhos instantâneos no casino Bwin para Portugal

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

0
Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

0
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026

Berita Terbaru

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.